Daop II Berangkatkan 9.500 Pemudik per Hari

Daop II Berangkatkan 9.500 Pemudik per Hari

Bandung - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi II Bandung akan memberangkatkan 9.500 pemudik per hari dari Bandung ke sejumlah kota tujuan di Jateng dan Jatim.

"Tiket KA untuk pemberangkatan 'H-7' dari Bandung sudah habis, jadi rata-rata 9.500 pemudik akan meninggalkan Bandung menuju ke daerah tujuan di Jateng dan Jatim," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Zunerfin di Bandung, Jabar, Jumat (10/7/2015).

Menurut dia, ada 24 jadwal pemberangkatan KA yang dioperasikan dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Kota Bandung, termasuk dua empat rangkaian KA tambahan yakni KA tambahan dua rangkaian Pasundan Lebaran Bandung - Surabaya dan dua rangkaian Kutojaya Selatan Lebaran.

"Arus mudik sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu, namun Jumat ini tampaknya semakin banyak pemudik yang menuju jurusan timur," ucap Zunerfin.

Meski demikian, kata dia tidak akan terjadi beludakan atau penumpukkan penumpang di stasiun karena sistem layanan 100 persen penumpang atau tempat duduk diterapkan oleh PTKA.

"Kami jamin tidak ada beludakan penumpang karena mereka yang datang ke stasiun adalah mereka yang memiliki tiket. Tidak ada toleransi, semua penumpang dipastikan mendapat tempat duduk sesuai nomor kursi di tiket masing-masing," tukasnya.

Sementara itu Jumat ini menjadi awal prosesi mudik bagi para pengguna kereta api. Berbeda dengan hari-hari biasanya para penumpang KA kali ini lebih banyak membawa barang bawaan.

Selain membawa tas dan ransel, para penumpang juga membawa barang bawaan dari kardus yang dijinjing.

"Barang bawaan penumpang mudik memang lebih banyak dan besar dari penumpang hari-hari biasanya, namun tetap tertib karena hanya pemegang tiket yang bisa masuk ke dalam peron. Boardingnya sudah jelas," imbuh Zunerfin.

Kesibukan pemudik di Stasiun Bandung maupun kiaracondong lebih meningkat. Posko Lebaran dari PTKA juga sudah didirikan di kedua stasiun itu lengkap dengan Posko Keamanan dan Posko Kesehatan.

"Kami tempatkan dokter dan paramedi di Posko Kesehatan, selain itu juga menambah petugas pengamanan di KA," ucapnya.

Namun, Zunerfin mengakui, KA jurusan timur semuanya sudah penuh 100 persen. Hal itu tidak lepas dari pemberlakukan pemesanan tiket yang bisa dilakukan 90 hari menjelang pemberangkatan.

"Ada kereta tambahan juga, namun juga sudah penuh. Bagi yang tidak mendapat tiket jangan memaksakan diri ke stasiun dan lebih baik menggunakan angkutan bus ke jurusan yang sama," kata Zunerfin.

Meski sudah disosialisasikan agar tidak ada penumpang yang berspekulasi datang ke stasiun pada saat kondisi tiket sudah habis terpesan, selalu ada saja yang datang ke stasiun meski jumlahnya tidak banyak.

"Mereka hanya berspekulasi saja, namun pengguna KA sebenarnya sudah tahu mekanisme pembelian tiket yang ada saat ini, sehingga kasus seperti itu bisa diminimalisasi," tambah Zunerfin.

Sementara itu KA reguler yang akan mengangkut para pemudik ke jurusan timur adalah KA Harina Pagi dan Malam Bandung - Semarang - Surabaya, KA Mutiara Selatan, Turangga, Argo Wilis (Bandung - Surabaya), KA Lodaya pagi dan Malam (Bandung-Solo).

Sedangkan KA ekonomi yang diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong adalah KA Kahuripan Bandung - Kediri, KA Pasundan (Bandung- Surabaya) dan KA Kuto Jaya Selatan Bandung - Kutoarjo.

Sedangkan KA jarak menengah ke jurusan barat adalah KA Argo Parahyangan sebanyak enam jadwal rangkaian Bandung - Jakarta serta KA Ciremei Bandung - Cirebon. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,