Disnaker Minta Semua Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu

Disnaker Minta Semua Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu

Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat berharap semua perusahaan membayar tunjangan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah/2015 Masehi kepada pegawainya tepat waktu atau tidak terlambat.

"Hari ini ialah hari terakhir untuk pembayaran THR, seharusnya semua perusahaan sudah menyelesaikan pembayaran THR kepada para buruh dan karyawannya. Diharapkan tidak ada lagi yang terlambat, tapi selalu saja ada yang terlambat," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi Jawa Barat Hening Widiatmoko, di Bandung, Jumat (10/7/2015).

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan perusahaan di Jawa Barat yang belum membayarkan THR kepada pegawainya.

"Untuk kondisi di Jawa Barat masih aman, di mana tidak ada aksi yang berlebihan dari para buruh terkait THR ini," kata dia.

Namun, kata Hening, pihaknya telah mendapat informasi ada beberapa perusahaan di Kabupaten Garut yang mengalami kesulitan membayar THR akibat kondisi keuangan perusahaan yang tidak memungkinkan.

"Tapi perusahaan itu bukan hanya masalah THR saja, namun upah nya juga kesulitan dan sepertinya itu bisa kita selesaikan, tinggal kesepakatan, perusahaan membayar tidak seluruhnya, tapi nyicil. Model seperti begini banyak, di mana perusahaaan kesulitan membayar karena masalah keuangan," kata dia.

Dikatakan dia, kasus kesulitan keuangan memang sering terjadi, sehingga perusahaan kesulitan untuk membayar THR tapi seringkali kasus seperti ini tidak dilaporkan karena karyawan menyadari kalau perusahaan sudah berkomitmen untuk membayar walaupun di bayar nyicil.

"Tetapi untuk secara formal belum ada laporan, itu hanya sebatas informasi dari Garut. Kadis di sana sudah berusaha tetapi jangan berpikiran perusahaan mau ngemplang," kata dia.

Ia menuturkan, dengan adanya toleransi kepada para karyawan, menjadikan masalah THR sendiri itu kekuatan hukumnya jadi lemah.

"Namun ini kan sudah menjadi tradisi di indonesia, kalau itu tidak diberikan itu akan jadi gejolak di dalam perusahaan. Perusahaan yang baik, adalah perusahaan yang komitment terhadap kesejahteraan karyawannya, tentu akan memikirkan dan memberikan THR sesuai aturan," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan masalah pembayaran THR tentunya harus mendapat perhatian dari perusahaan walaupun kondisi keuangan perusahaan sedang mengalami penurunan.

"Tetapi itu harus ada solusinya, sehingga hal tersebut pun tidak mempengaruhi kinerja para buruh. Kalau buruhnya resah tidak dapat THR, mereka akan berimbas setelah lebar, mereka tidak akan semangat tentunya itu harus diperhatiikan," kata dia. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,