Bedah Buku "Dilan 2" Kenang Percintaan Tahun 90-an

Bedah Buku

Pidi Baiq saat membedah buku Dilan 2, di Rumah The Panas Dalam, Jumat(10/7/2015) --- Foto: Cah yati/cikalnews

Bandung- Setelah "Dilan 1", Pidi Baiq kembali meluncurkan "Dilan 2" pada Ramadan ini. Launcing buku pun dilakukan di Rumah The Panas Dalam Jalan Ambon no.8 Bandung, Jumat (10/7/2015).

Seperti biasa buku yang sudah dinanti-nanti para penggemarnya itu pun membuat launcing buku pun dipenuhi penggemarnya Pidi’ayah’Baiq.

Kali ini novel kisah percintaan antara Dilan dan Milea, dibungkus dalam sudut pandang Milea. Yang kedua ini adalah sudut pandang Milea, lumayan repot karena Milea yang asli sulit untuk bercerita tentang perasaannya saat itu, makannya terbitnya lama,” ujar ayah sebutan dari Pidi Baiq.

Selain membedah cerita di novel kisah nyata tersebut, ketiga pembicara juga menjelaskan keadaan Bandung pada tahun 90-an. Ketiganya bergantian menjelaskan cara berpacaran di Bandung pada tahun tersebut.

“Dulu kalo mau ketemu pacar susah, ga kaya sekarang banyak gadget  kalo kangen bisa telponan atau chatingan, makannya kalo kangen itu kangen beneran, dan ga bosen sama pacar,” ujar Iyang "P Project".

Novel ini dibuat untuk menyaingi kisah-kisah cinta pada zaman sekarang yang menurut Pidi Baiq sudah berlebihan. "Dilan 2" ini mengisahkan kisah cinta yang sederhana, kreatif dan romantis, dan diharapkan menjadi teen lead bagi anak muda zaman sekarang.

“Hal baiknya dengan diceritakan masa lalu kebaikannya bisa dicontoh” ujar Pidi.
Pidi Baiq sebagai pengaran novel beberapa kali ditawari untuk dijadikan film. Tetapi Pidi Baiq menolak, karena menurutnya akan sulit mengatur adegan cerita. Pidi tidak ingin ceritanya menjadi lebay seperti kebanyakan film percintaan di Indonesia.

Pada bedah buku ini Pidi Baiq melakukan koreksi pada beberapa kesalahan dalam novel tersebut, agar ceritanya sesuai dengan kejadian nyatanya.Novel Dilan ini direncanakan akan keluar sampai seri ke empat. Dengan melanjutkan kisah dan juga sudut pandang yang berbeda, tetapi masih mempertahankan kekhasannya yang humoris , cerdas dan romantis.(Ode)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,