Hingga H-6 Pemudik di Pelabuhan Merak Mulai Padat

Hingga H-6 Pemudik di Pelabuhan Merak Mulai Padat

Hingga H-6 Pemudik di Pelabuhan Merak Mulai Padat.(Net)

Cilegon - Para penumpang di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten hingga H-6 mulai menampakkan kepadatan. Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Christine Hutabarat mengatakan, data hingga Sabtu (11/7/2015) terjadi peningkatan pemudik sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Sejak Sabtu pagi hingga malam, pemudik yang telah menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung sebanyak 35.303 untuk pejalan kaki. Sedangkan untuk kendaraan sebanyak 6.660. Pada waktu yang sama, Pelabuhan Bakauheni telah menyeberangkan pemudik pejalan kaki sebanyak 18.360 dan 3.604 kendaraan.
 
Pihak kepolisian turut memantau arus mudik di Pelabuhan Merak. "Di jalur pejalan kaki, kita telah tempatkan perwira pengendali. Di bagian ticketing juga sudah kita tempatkan anggota hingga gang way Dermaga I sampai Dermaga III," kata Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) AKP Nana Supriyatna, Sabtu (11/7/2015).
 
Menurut Nana, polisi tidak mengecek identitas atau KTP para pemudik terlebih dahulu, karena bila tetap dilakukan, akan terjadi penumpukan penumpang. Meski begitu, pengawasan terhadap gerak-gerik yang mencurigakan tetap dilakukan pihak kepolisian. Bahkan Polda Banten sendiri menerjunkan anjing pelacak guna mengendus barang berbahaya.
 
"Yang kita lakukan pengamatan agar tidak terjadi gangguan kamtibmas. Dalam kawasan Pelabuhan Merak ada (penjagaan) di pintu masuk, gerbang tiket, Dermaga I sampai V, titik masuk penumpang dari Terminal Terpadu Merak (TTM), pintu masuk penumpang dari tiket penumpang, ada 6 beat (pos penjagaan)," tegasnya.
 
Untuk menghindari kesemrawutan arus lalu lintas dan antrean pemudik, baik pejalan kaki maupun pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor, pihak kepolisian menyiagakan aparatnya di setiap pintu masuk, dermaga hingga pembelian tiket.
 
"Untuk rute masuk kendaraan roda dua, roda empat, truk dan bus, kita tempatkan dari pintu masuk. Agar tidak terjadi aksi saling serobot dan kesemrawutan," kata Nana Supriyatna.
 
Namun, jika terjadi penumpukan kendaraan di dalam Pelabuhan Merak, akan dilakukan penyekatan arus lalu lintas. Antrean kendaraan sendiri akan dialihkan ke jalan sekitar Cikuasa Atas, Kota Cilegon yang dijadikan sebagai kantong parkir bagi kendaraan yang akan menuju Pelabuhan Merak.
 
"Mengatur kendaraan, berkomunikasi dengan petugas di gedung bundar yang nanti didistribusikan ke -dermaga. Semuanya di bawah kendali saya (Kepala KSKP Merak) selaku kepala Pospam Pelabuhan Merak," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:daerah,