Dokter Jaga 24 Jam di Jalur Mudik

Dokter Jaga 24 Jam di Jalur Mudik

Cibinong - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Camelia Wilayat Sumaryana menyatakan sudah menyiapkan dokter jaga 24 jam di 20 pos pengamanan jalur mudik di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Dinkes menyiapkan dokter di pos pengamanan untuk memberikan bantuan kepada para pemudik yang melintas di jalur mudik Kabupaten Bogor," kata Kadinkes Kabupaten Bogor, Camelia Wilayat Sumaryana di Cibinong, Minggu (12/7/2015).

Ia mengatakan dokter jaga sudah 'stand by' di pos pengamanan jalur mudik lebaran 2015 hingga H+7 dibantu oleh tim dari Puskesmas.

"Ini merupakan bentuk komitmen kami memberikan pelayanan kesehatan kepada para pemudik yang membutuhkan pertolongan pertama," katanya.

Ia mengatakan untuk sementara tidak ada waktu libur bagi petugas kesehatan yang berjaga di pos pengamanan. Tetapi petugas jaga akan mendapatkan hak libur ketika arus mudik dan balik sudah normal hingga H+7 lebaran.

Ia memastikan pelayanan kesehatan saat arus mudik akan lebih ditingkatkan,dikhususkan kepada Puskesmas kecamatan yang dilalui para pemudik. Sedangkan empat rumah sakit di milik Pemerintah Kabupaten Bogor tetap melayani kesehatan masyarakat selama 24 jam.

"Akan ada 200 petugas kesehatan yang nantinya berjaga secara bergantian selama arus mudik yang di fokus diwilayah yang rawan kecelakaan, seperti Ciawi, Puncak, Jasinga dan Cileungsi," katanya.

Camelia menambahkan, untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat selama lebaran, pihaknya akan menggandeng pihak Instansi-instansi yang berkaitan dengan kesehatan.

"kita akan dibantu oleh PMI dan Pihak rumah sakit besar lainnya selama," katanya.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengimbau kepada para pemudik yang melintasi jalur Bogor, Puncak, Cianjur (Bopuncur), Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) dan jalur alternatif Trasyogi Cileungsi untuk selalu waspada dan berhati-hati selama di perjalanan. Karena ketiga jalur itu adalah jalur ramai dan jalur rawan kecelakaan.

"Pemudik di imbau hati-hati dan jaga kesehatan selama mudik lebaran untuk sampai ke tempat tujuan," katanya.

Ia mengatakan jika masyarakat mendapatkan kesulitan dalam perjalanan dan merasa lelah dipersilakan berhenti dan istirahat di pos pengamanan dan tempat peristirahatan yang sudah disediakan. Agar menghindari terjadi kecelakaan lalu lintas di perjalanan.

"Kami sudah menyiapkan 2.500 personil operasi ketupat lodaya 2015 di wilayah Kabupaten Bogor dibantu oleh instansi terkait," katanya.

Ia mengatakan jika tiga jalur mudik, Bopuncur, Bocimi dan Transyogi mengalami kepadatan kendaraan. Maka tim patroli mudik mobile Polres Bogor akan bergerak cepat melakukan pengalihan kendaraan ke jalur alternatif yang lebih aman. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,