Rupiah Selasa Pagi Kembali Melemah

Rupiah Selasa Pagi Kembali Melemah

Ilustrasi.(Net)

Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi bergerak melemah sebesar 24 poin menjadi Rp13.300 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.276 per dolar AS.

"Pasca mengalami penguatan, laju rupiah kembali mengalami koreksi terhadap dolar AS meski tipis. Sebagian pelaku pasar masih melakukan langkah antisipasi apakah persyaratan yang diberikan kepada Yunani untuk mendapatkan dana talangan dapat dilaksanakan," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Ia menambahkan bahwa laju mata uang rupiah juga masih dibebani oleh perekonomian di dalam negeri yang masih menunjukan perlambatan. Bank Indonesia memprediksi perekonomian kuartal II tahun ini relatf stagnan dibandingkan periode sebelumnya.

"Pelaku pasar diharapkan tetap mengantisipasi dan mencermati setiap sentimen yang ada, salah satunya kebijakan Bank Indonesia terkait tingkat suku bunga acuan (BI rate)," katanya.

Ia memprediksi Bank Indonesia akan mempertahankan BI rate di level 7,5 persen. Situasi saat ini, dinilai belum memungkinkan bagi BI untuk mengubah tingkat BI rate.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa dolar AS juga masih kuat di kawasan pasar Asia menyusul pelaku pasar masih khawatir, selama belum ada kepastian mengenai nasib Yunani, mata uang berisiko masih dalam tren pelemahan.

"Fluktuasi aset di negara berkembang akan tetap tinggi," katanya.

Dari dalam negeri, lanjut dia, selain menunggu kebijakan BI rate, pelaku pasar juga sedang menanti pandangan Bank Indonesia terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi ke depan. (AY)

.

Categories:Perbankan,
Tags:perbankan,