Pencarian Edulab Ambassador Dibanjiri Ratusan Peminat

Pencarian Edulab Ambassador Dibanjiri Ratusan Peminat

Peserta Edulab Ambassador Bandung Saat Mengikuti Workshop yang langsung dipantau oleh Chief Executive Officer Edulab, Oki Earlivan Sampurno di Eduplex cafe (Foto: WaOde)

Bandung- Dalam rangka pencarian figur muda Edulab Ambassador Bandung 2015, sedikitnya 200 pelajar dari berbagai SMA di Kota Bandung ikut mendaftarkan diri sebagai  calon peserta Edulab Ambassador Bandung di Jl Kalimantan No 13 Bandung  sejak awal Juli hingga pertengahan Juli 2015.
 
Proses penyeleksian berlangsung selain jadwal wawancara juga melakukan workshop selama dua hari yang langsung dipantau oleh Chief Executive Officer Edulab, Oki Earlivan Sampurno S,Mn, MBA bersama jajarannya.
 
Menurut Kanesha Banoraswati salah seorang Ka Cabang Edulab Bandung, minat dan animo pelajar untuk mengikuti Edulab Ambassador cukup tinggi. Selama pendaftaran sejak awal Juli lalu melalui media sosial dan pengumuman, jumlah yang terjaring sebanyak 200 pelajar sekota Bandung.
 
"Jumlah ini lalu diseleksi dengan tahab wawancara menyisakan 75 orang dan diseleksi lagi hingga menjadi 50 orang, mereka ini lalu mengikuti semacam workshop selama dua hari Senin-Selasa (13-14/7/2015) di Eduplex Cafe, hasilnya akan diikutsertakan magang di Edulab dan memperoleh  uang tunai selama magang berlangsung," ujar Kanesha  ditemui CikalNews.com disela-sela acara workshop  di Eduplex Cafe Jl Cisangkuy No 6 Bandung, Selasa (14/7/2015).
 
 Kanesha menuturkan, peserta tidak hanya dari berbagai SMA di Bandung, mereka terdapat juga alumni Edulab tahuhn 2012-2015. "Saat mengikuti training atau workshop akan kelihatan bagaimana mempresentasikan diri bekerja secara grup dan secara personal. Karena dari 50 peserta kemudian dibagi lagi dalam kelompok-kelompok kecil, interaksi ini akan kelihatan minatnya dalam berorganisasi, event maupun caranya memasarkan produk misalnya," ungkap Kanesha.
 
Fia (16) pelajar kelas dua dari SMAN 5 Bandung ini mengaku tertarik dengan ajang pencarian Edulab Ambassador, selain tidak mengganggu jadwal belajar, juga ingin menguji kemampuannya dibidang organisasi. "Sejak dulu aku suka organisasi sekolah, ini kesempatan bagi saya melatih diri dalam berorganisasi di lingkup kecil, kalaupun tidak terpilih enggak papa, yang penting sudah mengaktualisasikan diri saya. Kalaupun terpilih saya ingin membawa image Edulab ke tengah masyarakat pelajar dengan cara melakukan komunikasi lewat medsos dan mendatangi sekolah-sekolah untuk memperkenalkan Edulab, bisa juga dengan menyebarkan poster Edulab dan brosur dan mengajak untuk mengenal lebih jauh Edulab, " ujar Fia yang masuk grup 6 bersama lima rekan lainnya.
 
Kanesha menambahkan, figur Edulab Ambassador yang dicari secara umum adalah sosok aktif, senang berorganisasi, komunikatif, dan suka tantangan. " Jika ada yang terjaring, mereka berhak untuk ikut magang di Edulab dan mendapatkan uang jajan sebesar Rp 2 juta, lumayan kan selain menambah teman," kata Kanesha. (Ode)** 
.

Categories:eduglobal,
Tags:,