Ribuan Pemudik Pejalan Kaki Membludak di Pelabuhan Bakauheni

Ribuan Pemudik Pejalan Kaki Membludak di Pelabuhan Bakauheni

Bakauheni - Ribuan pemudik pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni Lampung membludak dan menumpuk di terminal Pelabuhan Bakauheni, mereka baru turun dari kapal feri yang membawanya dari pelabuhan Merak, Rabu (15/7/2015).

Sejak pagi hari, para penumpang dari kapal yang tidak membawa kendaraan bermotor itu, membludak dan menumpuk di areal terminal Bakauheni menunggu bus yang datang untuk mengangkut mereka sejak pukul 05.30 WIB hingga pukul 07.30 WIB.

Para penumpang terpaksa harus berdesak-desakan berebut memasuki bus antarkota dalam provinsi (AKDP) yang datang mengangkut penumpang.

Puluhan personel kepolisian diterjunkan untuk membantu mengatur pemudik yang akan naik ke bus, serta mengantisipasi tindak kriminalitas karena jumlah penumpang membludak.

Pihak kepolisian mendahulukan penumpang perempuan yang membawa anak-anak untuk naik lebih dahulu ke dalam bus, baru kemudian penumpang laki-laki.

Meski demikian, penumpukan penumpang ini tidak berlangsung lama karena ribuan penumpang berangsur-angsur dapat diangkut bus yang datang menuju Terminal Induk Rajabasa, untuk meneruskan perjalanan mudik Lebaran 2015 mereka ke sejumlah kota di Pulau Sumatera.

Bahkan, untuk menghibur penumpang anak-anak menunggu bus datang, mereka sempat dihibur oleh personel polwan Polres setempat yang langsung dipimpin oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengki.

"Kami akan atur agar proses pengangkutan penumpang tetap tertib dan lancar," kata Kapolres pula.

Ia mengatakan, pihaknya berupaya maksimal bersama puluhan anggotanya mengatur penumpang agar benar-benar dapat terlayani dengan baik.

Petugas dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, M Waluyo, membenarkan memang telah terjadi lonjakan penumpang dari Merak yang turun di Bakauheni.

Dia menyatakan, keberangkatan penumpang kapal feri itu dari Pelabuhan Merak pada Rabu sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, sehingga sampai di Bakauheni pada pagi hari. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:,