Korban Kasus Cipaganti Tetap Tuntut Pengembalian Dana

Korban Kasus Cipaganti Tetap Tuntut Pengembalian Dana

Bandung - Empat terdakwa kasus penggelapan uang nasabah Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP), akhirnya menjalani sidang vonis di ruang sidang Tipikor, Pengadilan Negeri Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Rabu (15/7/2015).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Kasianus Telambanua memberikan putusan yang berbeda untuk keempat terdakwa.Terdakwa Andianto Setiabudi divonis 18 tahun penjara ditambah membayar denda senilai 150 miliar subsider 2 tahun penjara. 

 
Sedangkan terdakwa Julia Sri Redjeki divonis 8 tahun penjara dengan denda 15 miliar rupiah subsider 1 tahun penjara, terdakwa Yulianda Tjendrawati Setiawan divonis 6 tahun penjara dengan denda 10 miliar rupiah subsider 6 bulan penjara, dan terdakwa Cece Kadarisman dihukum 10 tahun penjara dengan denda 15 miliar rupiah sunsider 1 tahun penjara.

Dalam amar putusan, keempat terdakwa terbukti telah menyalahi Undang - Undang Perbankan, yaitu pasal 46 ayat 1.

Ditanya mengenai hasil putusan, terdakwa Adyanto Setyabudi menyatakan banding sedangkan ketiga terdakwa lainnya mengatakan pikir - pikir dulu. Selain itu pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam hal ini langsung menyatakan banding.

Menanggapi persidangan vonis kasus itu, JPU Hartawan mengatakan pada prinsipnya pihaknya akan tetap mempertahankan tuntutan yang telah dibacakan untuk keempat terdakwa, sebelumnya yaitu 20 tahun penjara. "Kami tetap mempertahankan tuntutan kami, oleh karena itu kami juga meminta banding. Dengan banding ini nanti, akan kami upayakan," bebernya.

Sementara itu, massa nasabah korban penggelapan uang KCKGP terlihat menerima hasil putusan Majelis Hakim. Seperti dituturkan Ine (44), salah seorang investor yang mengaku menjadi korban dalam kasus itu. Dirinya menegaskan untuk saat ini menerima hasil persidangan.

"Soal hasil putusan pidana sejauh ini saya terima. Namun tetap sama seperti investor korban lainnya, ada hal yang lebih penting yaitu pengembalian uang dari para terdakwa kepada kami," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan massa yang terlihat puas dengan hasil sidang, segera membubarkan diri, dan suasana di gedung Pengadilan Negeri Kota Bandung, kembali kondusif.(Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,