Arus Balik, Tol Cipali Menuju Jakarta Macet Parah

Arus Balik, Tol Cipali Menuju Jakarta Macet Parah

Jakarta - Ruas jalan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya yang mengarah ke Jakarta mulai dibanjiri arus balik pemudik. Banyaknya volume kendaraan ke Jakarta membuat jalan bebas hambatan terpanjang di Indonesia tersebut macet parah sejak sore tadi.
 
Kemacetan mulai terjadi di titik KM 91, karena arus balik tersebut diperparah oleh adanya kendaraan yang mogok di KM 90. Sore tadi, kemacetan masih berada di titik KM 83 arah Jakarta.
 
Sebelumnya, Polda Metro Jaya memprediksi puncak arus balik di Jakarta terjadi Sabtu 25 Juli 2015 dan Minggu 26 Juli 2015. Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ipung Purnomo.
 
"Sepertinya orang akan banyak meneruskan libur mereka. Sekarang ini arus ke arah Jakarta belum kelihatan juga mobil bergaya pemudik, yang membawa barang di atap begitu. Makanya paling Senin pekan depan arus lalu lintas Jakarta baru normal," kata Ipung di Jakarta, Senin (20/7/2015).
 
Namun demikian, kemacetan sudah terjadi di sejumlah titik karena masyarakat yang mudik sudah kembali ke Ibukota, ya salah satunya di Tol Cipali.
 
Sementara itu, banyaknya wisatawan yang ingin menghabiskan hari libur mereka di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, menyebabkan di daerah ini macet. Kemacetan arus lalu lintas yang terjadi di kawasan Puncak mencapai 8 kilometer.

Pada pukul 10.30 WIB tadi pagi, arus lalu lintas di Jalur Puncak macet sejak dari Pos Polisi Gadog dan mengekor hingga jalan tol KM 40 hingga KM 48. Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin parah, Satlantas Polres Bogor memberlakukan one way system atau sistem satu arah dari pukul 08.30-11.00 WIB. 

Kendaraan dari Riung Gunung, Puncak, ditutup. Dari pintu keluar Tol Ciawi ke arah Puncak menggunakan dua jalur. Penutupan jalur ini menyebabkan gerbang Tol Ciawi macet total, seperti yang dilaporkan TMC Polda Metro Jaya. Puncak Jalur ini sudah dibuka pukul 12.00 WIB.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Priyadji, menyarankan pengendara bersabar dalam antrean dan tidak melakukan pelambungan jalur (menyalip). Pasalnya, pelambungan jalur bukan solusi, tapi biang kemacetan.

"Kami juga mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati selama melakukan perjalanan di kawasan puncak. Terutama di titik-titik rawan kemacetan dan juga longsor," kata Bramastyo. Ditambah bila cuaca sedang buruk, kabut akan menyelimuti kawasan Puncak sehingga jarak pandang akan terbatas. "Arus kendaraan diperkirakan akan terus meningkat pada sore hingga malam hari," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,