Laju Kendaraan di Jalur Nagrek Kembali Merayap

Laju Kendaraan di Jalur Nagrek Kembali Merayap

Bandung - Volume kendaraan yang melintas di Jalur Nagrek pada arus mudik Lebaran 2015 ini mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, yaitu mencapai 17,94 persen.


"Berdasarkan traffic counting electric, tahun lalu kendaraan yang melintasi Nagrek hanya 810.099, sedangkan pada tahun 2015 ini mencapai 955.598 kendaraan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat (Jabar), Dedi Taufik yang ditemui di Pos Laka Lantas Cileunyi, Senin (20/7/2015) malam.

Namun, dengan beroperasinya Tol Cikopo - Palimanan (Cipali)  pada H-7 arus mudik ke jalur Nagrek mengalami penurunan secara signifikan dibandingkan tahun lalu. "Penurunan arus tertinggi itu ada H-7 itu sebesar 28 persen. Yang mana tahun 2014 berjumlah 32.753 kendaraan, sedangkan tahun ini  23.383 kendaraan. Ini juga karena beroperasinya Tol Cipali," bebernya.

Menurut data Dishub yang dipaparkan Dedi, lonjakan pemudik terjadi pada H-2 Lebaran. Kondisi itu sama juga terjadi pada arus mudik tahun lalu. "Puncak arus mudik 2014 ada pada H-2, kendaraan yang melintas Jalur Nagrek mencapai 117.582 kendaraan. Sedangkan tahun 2015 pada H-2, jumlah kendaraan yang melintas 152.906. Jumlah itu menunjukkan peningkatan arus kendaraan mencapai 30 persen," paparnya.

Peningkatan arus kendaraan yang melalui jalur Nagrek ini disebabkan juga oleh Jawa Barat merupakan lintasan tujuan mudik Lebaran. Khususnya mereka yang mudik ke arah selatan, yaitu Jawa Timur dan Jawa Tengah. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,