Cegah Konflik dengan Menjalin Silaturahmi

Cegah Konflik dengan Menjalin Silaturahmi

Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto.(Net)

Bandung - Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto mengimbau, masyarakat agar menjaga dan menjalin silaturahmi, dalam rangka menciptakan kondusifitas kerukunan umat beragama. Ia pun menjelaskan awal kerusuhan di Kabupaten Tolikara bermula dari surat badan kerja GIDI (Gereja Injil di Indonesia), yang melarang diselenggarakannya salat Ied dan pelarangan menggunakan jilbab.

"Surat itu keluar karena bersamaan dengan seminar internasional tanggal 13 - 19 Juli 2015 lalu. Namun menurut informasi, hasil penyelidikan jajaran Polda Papua dan Polri ternyata bukan hanya yang beragama Islam tidak boleh mengadakan ibadah, umat Kristen yang lain di luar GIDI pun sama," katanya di Mapolrestabes Bandung, Jumat (24/7/2015).

Dia menjelaskan, pihak kepolisian daerah setempat sudah tidak menyetujui mengenai surat yang dilayangkan GIDI. Pihak GIDI pun akhirnya berjanji untuk meralat surat tersebut, namun hingga saat ini surat ralat tak kunjung sampai ke pihak kepolisian.

"Surat yang dilayangkan GIDI ini disepakati akan diralat tapi pihak kepolisian belum terima surat ralatnya. Dengan demikian Kapolres Tolikara menghubungi Bupati yang saat itu sedang berada di Jakarta. Bupati berjanji akan meluruskan surat itu, sehingga disetujui salat Ied di halaman kantor Koramil," bebernya.

"Menurut informasi, di sana sudah damai, karena pihak GIDI telah menyatakan maaf, Alhamdulilah sudah damai namun proses hukum tetap berjalan," jelasnya.

Selain itu jajaran kepolisian Papua turun ke lapangan membantu merehab lokasi kejadian, dan pihak kepolisian pun melakukan antisipasi agar masalah itu tidak merembet ke wilayah lain di Indonesia terutama di Jawa Barat.

"Kita upayakan antisipasi imbas dari masalah ini di berbagai wilayah terutama Jawa Barat. Menurut saya kuncinya harus terbangun komunikasi yang baik antar umat beragama, di sana belum ada forum yang bisa menjalin komunikasi, sehingga menjadi penyebab masalah," imbuhnya.

Ia menghimbau, kepada masyarakat untuk membantu menjaga kondusifitas melihat POLRI sendiri jumlah anggotanya terbatas ."Kita butuh bantuan masyarakat, karena jumlah anggota kepolisian sendiri sedikit untuk mencegah terjadinya konflik," tandasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,