PDIP - Hanura Dukung Deki-Doni di Pilkada Kab. Bandung

PDIP - Hanura Dukung Deki-Doni di Pilkada Kab. Bandung

Bandung - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Partai Demokrat dan Hanura menetapkan pasangan Deki Fajar - Doni Mulyana Kurnia maju pada Pilkada Kabupaten Bandung, 9 Desember 2015.

"Calon PDIP merupakan rekomendasi dari DPP PDIP dan harus dilaksanakan, kami minta kader PDIP Kabupaten Bandung untuk bulat memberikan dukungan," kata Ketua DPD PDIP Jabar Dr Tb Hasanuddin di Bandung, Jumat (24/7/2015).

Menurut Hasanuddin, Pilkada 2015 di Kabupaten Bandung merupakan momentum bagi PDIP untuk memenangkannya sekaligus memberikan kiprahnya bagi Kabupaten Bandung.

Pengumuman pasangan Deki-Doni itu dilakukan ada Rapat Kerja Cabang Khusus yang digelar di Sekretariat PDIP Kabupaten Bandung di Baleendah.

Sementara itu Deki Fajar seusai diresmikan menjadi calon bupati dari PDIP didampingi Doni, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanat yang diletakan dipundaknya pada Pilkada, 9 Desember mendatang.

"Setelah mendapat tugas dan amanat ini, maka saya fatsun dan siap memenangkan Pilkada Kabupaten Bandung," kata Deki.

Ia menyebutkan akan bekerja keras, menggalang kekuatan dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Bandung bersama dengan partai pendukungnya. Ia menyebutkan siap untuk menggerakan mesin partai hingga tingkat ranting.

Selain pasangan Deki-Doni, saat ini telah ada calon bupati dari independen yakni petahana Dadang M Nasser - Gungun Gunawan yang sudah mendaftarkan diri dan lolos verifikasi oleh KPU Kabupaten Bandung.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Wewen Winarni menyatakan PDIP siap mendukung penuh penetapan Deki-Doni untuk Pilkada 2015.

Ia meminta seluruh kader untuk menyatukan langkah dan dukungan bagi calon yang telah direkomendasikan oleh partai itu.

"Partai telah menetapkan rekomendasinya bagi calon dari PDIP, artinya seluruh kader harus kompak dan bersatu padu mendukung dan berjuang mengamankan dukungan. Pilkada 2015 ini momen bagi PDIP untuk menang," kata Wewen menambahkan. (AY)

.

Categories:Politik,
Tags:,