Arus Balik di Jalur Selatan Jabar Tak Ada Hambatan

Arus Balik di Jalur Selatan Jabar Tak Ada Hambatan

Bandung - Kepala Polres Bandung AKBP Erwin Kurniawan menyatakan, situasi lalu lintas pada arus milir di jalur selatan Jabar dari mulai Nagreg hingga Cileunyi, Kabupaten Bandung, tidak terdapat hambatan yang menimbulkan kemacetan di jalur itu.

"Arus balik di wilayah Bandung mulai dari Nagreg sampai Cileunyi atau Tol Cileunyi lancar, tidak ada hambatan," kata Kapolres di Bandung, Sabtu (25/7/2015).

Ia mengatakan, saat puncak arus milir setelah tiga dan empat hari Lebaran situasi lalu lintas sepanjang Nagreg tetap dalam kondisi lancar.

Bahkan, lanjut dia, kecepatan laju kendaraan roda empat dan dua sepanjang jalur selatan Jabar menuju Cilenyi itu sekitar 40 sampai 60 km/jam.

"Karena lancar, kecepatannya bisa 40 sampai 60 kilo meter per jam," kata Erwin.

Menurut dia, hambatan arus milir kendaraan di jalur selatan hanya terjadi di wilayah Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, kemudian Malangbong-Limbangan, lalu Leles-Kadungora, Kabupaten Garut.

Jalur di wilayah itu, kata dia, karena sempitnya jalan yang hanya dilalui satu lajur, sehingga menimbulkan kepadatan, sedangkan selepas jalur itu memasuki Nagreg ruas jalan lebar yang bisa dilalui tiga lajur.

"Justru dari Tasikmalaya sampai Garut yang terjadi kepadatan, sesampainya Lingkar Nagreg, justru lancar," katanya.

Ia menambahkan, potensi kemacetan di jalur Nagreg-Cileunyi itu sudah diantisipasi sebelumnya yakni dengan melakukan penertiban kios di pinggir jalan itu.

"Kios seperti di daerah Parakan Muncang, Dangdeur, Rancaekek, sudah ditertibkan antisipasi terjadinya penyempitan jalan, dan ternyata jalan jadi lancar," katanya.

Sementara itu, kepadatan di jalur selatan wilayah Bandung hanya terjadi pada arus mudik dari barat atau Bandung menuju timur atau Garut.

Antrean kendaraan terjadi di kawasan Nagreg karena adanya penyempitan lajur dari dua lajur menjadi satu menuju Garut. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,