Menelusuri Objek Wisata Cikole Lembang (1)

Menelusuri Objek Wisata Cikole Lembang (1)

Objek Wisata Cikole Lembang.(Net)

MESKIPUN sudah cukup lama dikembangkan sebagai kawasan pendukung 
kegiatan kepariwisataan di Kota Bandung, namun nama objek wisata 
Cikole yang sering dikaitkan dengan tempat berkemah bagi para 
remaja, masih kurang begitu populer dibandingkan objek wisata 
lain yang ada di kawasan Bandung Utara. Masyarakat atau wisatawan 
cenderung lebih mengenal objek wisata yang sudah punya nama 
seperti Tangkubanparahu, Ciater, Maribaya, Dago Pakar (Tahura 
Djuanda), dll.

Padahal keberadaan objek wisata bumi perkemahan Cikole tersebut, 
memiliki potensi yang cukup besar bila dikembangkan sebagai objek 
wisata alam. Cikole dapat dikatakan sebagai aset wisata yang 
cukup menjanjikan bagi masa depan pariwisata di wilayah Bandung 
dan sekitarnya. Selama ini, objek wisata Cikole memang masih 
sering dianggap sebagai 'objek wisata sampingan' atau 
persinggahan saja.

Namun dengan mulai beragamnya jenis kegiatan yang telah 
dikembangkan di objek wisata tersebut, tampaknya sudah saatnya 
keberadaan Cikole menjadi titik perhatian semua pihak. Dilihat 
dari sudut bisnis, objek wisata yang terletak sekitar 25 
kilometer dari Kota Bandung tersebut, memiliki prospek cukup 
cerah. Apalagi posisinya tidak begitu jauh dari objek wisata 
Tangkubanparahu dan Ciater.

Sebagai salah satu aset wisata yang berada di kawasan Bandung 
Utara, sudah selayaknyalah objek wisata Cikole mendapat prioritas 
khusus dalam pengembangannya. Karena kapasitasnya sebagai tempat 
bumi perkemahan, ternyata menyimpan potensi wisata yang cukup 
potensial bila dikembangkan secara profesional. 

Di wilayah ini, selain akan ditemukan kawasan bumi perkemahan 
yang cukup luas, juga akan ditemukan panorama hutan pinus yang 
begitu sejuk dan menawan. Suasana segar yang ditawarkan objek 
wisata Cikole tersebut, mengingatkan kita akan keberadaan objek 
wisata bumi perkemahan Kiara Payung Jatinangor, Sela Bintana atau 
objek wisata pegunungan Gunung Gede Pangrango yang terletak di 
perbatasan Kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

Memang bila dilihat dari karakteristik alamnya, cukup banyak 
persamaan yang dimiliki sejumlah objek wisata yang sangat dominan 
dengan panorama alam pegunungannya ini. Siapa pun tak akan 
menyangkal bila dikatakan objek wisata bumi perkemahan Cikole 
yang memiliki luas sekitar 5 hektare ini, sangat kental dengan 
nuansa alamnya yang begitu memikat. Karena memang hampir setiap 
sudut bumi perkemahan ini dilingkupi oleh panorama alam.

Anginnya yang bertiup cukup kencang, semakin menambah khas 
kawasan wisata ini sebagai kawasan wisata yang menawarkan 
kesejukan hawa pegunungan unggulan di kawasan Bandung Utara. 
Kedekatannya dengan sejumlah objek wisata lain seperti Kawah 
Tangkubanparahu, Ciater dan Maribaya, sebenarnya menjadi nilai 
tambah (value point) tersendiri bagi objek wisata 
tersebut.

Dengan nuansa alam yang begitu memikat, bumi perkemahan Cikole, 
sudah sering dipakai sebagai tempat pertemuan bagi para anggota 
Pramuka yang ada di Jawa Barat. Paling tidak hampir setiap 
liburan akhir pekan, kawasan Cikole dipenuhi oleh para remaja 
yang ingin mengisi waktu libur akhir pekannya dengan berkemah.   

Dilihat dari sarana dan prasarana yang ada di bumi perkemahan ini 
pun, tampaknya memiliki potensi yang cukup besar untuk terus 
dikembangkan secara terus menerus. Fasilitas yang dapat 
disediakan di bumi perkemahan ini di antaranya, pusat informasi, 
tempat istirahat, MCK, bangku, mushola, tempat parkir, jalan 
setapak, rambu-rambu, lapangan olah raga, persewaan tenda dan 
teater alam. 

Sayangnya, sejumlah kegiatan besar yang memiliki tujuan untuk 
meningkatkan arus kunjungan wisatawan nusantara (wisnu) di bumi 
perkemahan ini, kurang ditndaklanjuti dengan baik. Padahal 
berbagai kegiatan tersebut sangat positif sekali, karena selain 
akan menjadi ajang persaingan di antara sesama peserta, juga para 
peserta akan lebih banyak lagi mengenal karakteristik alam yang 
dimiliki Jawa Barat. (AY)

.

Categories:Wisata,
Tags:wisata,