Bangbuskol Bebezinan, Langka Tapi Unik (1)

Bangbuskol Bebezinan, Langka Tapi Unik (1)

SEPINTAS lalu kesenian tradisional yang bernama Bangbuskol 
Bebezinan ini, mirip dengan kesenian tradisional Dog- 
dog Lojor dari Kabupaten Pandeglang, yang biasa 
dipagelarkan pada saat menyambut tamu-tamu agung yang datang ke 
kabupaten tersebut. Namun bila ditilik lebih jauh, sebenarnya 
terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara kedua jenis 
kesenian tradisional ini. Minimal hal itu dapat dilihat dari 
muatan lokal yang terkandung di dalamnya.

Bangbuskol Bebezinan yang merupakan singkatan dari terbang 
(bang), gambus (bus), kokol (kol), bedug (be), besar (be), zikir 
(zi) dan senandung (nan) ini, diangkat dari kentalnya nuansa 
keislaman di Kab. Serang.

Biasanya seni tradisional Bangbuskol Bebezinan ini dipagelarkan 
dalam memperingati hari-hari besar keislaman, seperti peringatan 
Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, Tahun Baru Hijriyah (1 Muharram), dan 
lain-lain. Dalam setiap pementasan yang dilakukan, kesenian 
tradisional tersebut selalu mendapat perhatian dari masyarakat 
setempat.

Begitu pun halnya manakala kesenian tradisional tersebut 
dipentaskan di luar Kab. Serang, antusiasme penonton tidak surut. 

Seperti biasa, seni tradisional Bangbuskol Bebezinan ini sengaja dipagelarkan 
secara khusus, guna menyambut kedatangan sejumlah tamu agung yang 
hadir dalam acara-acara resmi. 

Penampilan para pemain Bangbuskol Bebezinan yang biasanya berjumlah antara 20 - 30 orang, dipastikan bakal memukau penonton. Dengan menggunakan seragam yang serba gemerlapan (di antaranya penyanyi berseragam hijau dan 
penabuh gendang dan gambus memakai busana berwarna merah), alunan 
nada dimulai dengan pemukulan bedug serta gambus secara 
bersamaan.(AY)

.

Categories:Unik,
Tags:,