"Menghilang" 2.000 ha Sawah di Tangerang

"Menghilang" 2.000 ha Sawah di Tangerang

Tangerang  - Lahan persawahan produktif yang berada di Kabupaten Tangerang, Banten, berkurang sekitar 2.000 hektar sejak tiga tahun terakhir ini, karena digunakan untuk keperluan industri, pergudangan,dan perumahan.

"Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat semula luas sawah 40.000 hektar kemudian menjadi 38.000 hektar," kata Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Pemkab Tangerang Budiman di Tangerang, Selasa (28/10).

Budiman mengatakan, lahan yang berkurang itu merupakan sawah produktif yang airnya berasal dari irigasi teknis dan sawah tadah hujan. Sawah irigasi teknis tersebut dapat panen dua kali dalam setahun dengan hasil maksimal 6,1 ton per hektar.

Sementara sawah tadah hujan hanya mampu panen sekali dalam setahun karena mengandalkan air hujan untuk mengairi tanaman padi.  Namun kebutuhan lahan untuk industri dan perumahan sudah tidak dapat dielakan karena memang dijual oleh pemilik kepada pengusaha.

Para pengusaha membangun pabrik dan pergudangan serta kompleks perumahan yang berada di Kecamatan Kosambi, Sepatan dan Teluknaga. "Kami tidak dapat menolak pemilik lahan untuk menjual kepada pengusaha karena itu merupakan hak mereka," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,