Fortusis Desak Walikota Batalkan Kepsek ke Cina

Fortusis Desak Walikota Batalkan Kepsek ke Cina

Bandung - Forum Orang Tua Siswa(Fortusis) meminta walikota Bandung, untuk membatalkan rencana para kepala sekolah SMAN/SMKN di Kota Bandung, yang akan melancong ke Cina.
 
Ketua Fortusis Dwi Subawanto menegaskan, rencana kepergian Kepsek itu dinilai sangat tidak layak momentumnya. “Apalagi kalau ternyata itu biaya dari iuran SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) atau DSP (Dana Sumbangan Pembangunan), atau ada anggaran di Rancangan Anggaran Kegiatan Sekolah (RAKS). Maka Walikota Bandung harus membatalkan kepergian mereka," ujar Dwi di Bandung, Senin (27/7/2015).
 
Ia menyebutkan, pihak Disdik ataupun Pemkot harus menginvestigasi perihal tujuan ke Cina. Pasalnya saat ini relevansi terhadap dunia pendidikan, yang kini dikembangkan oleh pemerintah pusat justru sedang cenderung melihat pendidikan di Finlandia.
 
Dwi juga menegaskan, Walikota Bandung ataupun Disdik harus menjelaskan ke publik, tentang biaya yang dibebankan kepada Kepsek untuk pergi ke Cina. "Anggaran yang dipergunakan berasal dari mana, apakah dari APBD, RAKS atau pribadi, ini harus dijelaskan sumbernya dari mana," terangnya.
 
Ia berharap, jika penyelengara pendidikan bisa terbuka dalam menjelaskan berbagai hal, terutama yang berhubungan dengan publik dan anggaran sekolah. "Jangan seperti sekarang sudah menjelaskan RAKS sekolah dan tidak mau diketahui publik," tegasnya.
 
Sebelumnya, sebuah postingan di salah satu web Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera mengeluhkan adanya kabarnya beberapa Kepsek dan pejabat di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung akan berangkat ke Cina.
 
Dalam postingan study tour ke Cina itu dijelaskan, jika kepergian Kepsek di beberapa SMAN di Kota Bandung akan berlangsung tanggal 29 Juli hingga 4 Agustus 2015. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,