Sejumlah Siswa Baru Pingsan Ikuti MPLS di SMAN 10

Sejumlah Siswa Baru Pingsan Ikuti MPLS di SMAN 10

Bandung - Saat mengikuti kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), sejumlah siswa baru  di SMA Negeri 10 Kota Bandung harus ditandu oleh Palang Merah Remaja (PMR).

Para siswa tersebut akhirnya pingsan setelah duduk cukup lama di area lapangan olahraga, saat menyaksikan beberapa pertunjukkan ekstakulikuler. Salah satu siswa baru itu adalah Afrida Khoirunisa (15), yang tidak kuat mengikuti kegiatan MPLS karena penyakit yang di deritanya kambuh.

Dia mengaku, sudah lama menggeluti penyakit ginjal dan tidak kuat duduk dilantai dengan waktu yang cukup lama. "Tadi pusing-pusing, perut sakit, jadi enggak kuat duduk lama. Dari awal udah pengen berdiri, tapi disuruh duduk. Padahal, saya enggak kuat duduk lama-lama dibawah (lantai)," ungkapnya kepada wartawan di UKS (Unit Kesehatan Siswa) SMAN 10 Kota Bandung, Jalan Cikutra, Selasa (28/7/2015).

Sebelumnya, Afrida telah melapor kepada pihak sekolah mengenai penyakit yang dideritanya. Namun Afrida tidak mau melewatkan masa-masa pengenalan lingkungan sekolah dan teman-teman barunya nanti. "Sebelumnya memang sudah bilang ke panitia lagi sakit, tapi tetap mau ikut karena ini kan enggak setiap tahun. Pengen juga kenal sama teman-teman baru," bebernya.

Menurut informasi yang dihimpun Cikalnews, Afrida bersama siswa baru lainnya mengikuti kegiatan MPLS. Mereka duduk berjejer di lapangan sekolah, saat panitia MPLS dari OSIS SMAN 10 Bandung meminta seluruh peserta berdiri dan berbaris menuju kelas. Tiba-tiba Afrida terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Selain Afrida, ada lima siswa lainnya yang harus ditandu ke UKS untuk mendapatkan perawatan. Kelima siswa itu pun mengalami hal serupa dengan Afrida, mayoritas mereka kelelahan secara fisik karena duduk terlalu lama di lantai.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 10 Bandung, Isnaeni Zakiah pihaknya saat melakukan pendataan selalu menanyakan latar belakang dari anak calon siswa baru tersebut. 


Termasuk salah satunya mengenai penyakit yang diderita siswa. Hal itu diakuinya, untuk menghindari kejadian-kejadian yang dapat mengganggu proses MPLS. "Pada saat pendataan awal, kita cari menanyakan latar belakang itut, salah satunya ya itu mengenai penyakit, karena dikhawatirkan terjadi apa-apa nanti di sini," papar Isnaeni. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,