Wagub Jabar dan KPK Atasi Kerusakan Lingkungan

Wagub Jabar dan KPK Atasi Kerusakan Lingkungan

Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan ini akan berkoordinasi terkait persoalan kerusakan lingkungan hidup dan penegakannya.

"Kita akan konsultasi dengan KPK dengan Plt Pimpinan KPK, pekan ini kita ada jadwal konsultasi, ya KPK harus turun," kata Deddy Mizwar di Bandung, Rabu (29/7/2015).

Ia mengatakan, saat ini Satgas Penegakan Lingkungan Hidup Terpadu Jabar sudah melakukan kerja sama dengan KPK di lima bidang, yaitu perkebunan, kehutanan, perikanan kelautan dan pertambangan.

"Jadi dari kita bekerja sama dengan KPK, Kementerian lingkungan hidup dan Bareskrim. Kebetulan di Jawa Barat baru ada satgas phlt sehingga koordinasinya cepat cepat," katanya.

Pemprov Jawa Barat, kata dia, sangat peduli terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayahnya seperti persoalan bangunan liar di Kawasan Bandung Utara, tambang pasir besi ilegal termasuk masalah limbah.

Pihaknya saat ini mensinyalir adanya manipulasi pajak pada penggunaan air tanah dalam oleh pabrik pabrik dan lainnya.

"Jadi bukan hanya limbahnya saja tapi harus dilihat penggunaan air tanah dalam, kayak tekstil itu perlu air dalam sangat tinggi, jangan-jangan ada manipulasi pajak air di kabupaten/kota," kata dia.

Pihaknya ingin mengetahui berapa kubik per detik air yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik besar di Jawa Barat.

"Sehingga jangan sampai itu salah satu sumber kekeringan karena artesis dari pabrik pabrik. Ini berkaitan semua, ini sangat berhubungan kalau mata air di kabupaten bandung kering ada apa, jangan jangan itu pabrik artesis semua," katanya.

Oleh karenannya, ia akan menyelidiki masalah tersebut, sehingga perolehan pajak dari pabrik tersebut bisa juga dioptimalkan.

"Untuk air tanah dalam, kita kerjasama dengan kepolisian, kejaksaan dan KPK. Mereka bisa investigas itu. Semoga Plt pimpinan KPK bisa datang dan saya sudah kontak ke Kak Ruqi (Taufiqurrahman Ruqi)," kata dia. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,