22 Pasangan Mendaftar di Pilkada Serentak di Jabar

22 Pasangan Mendaftar di Pilkada Serentak di Jabar

Bandung - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat menyatakan ada 22 pasangan mendaftarkan diri sebagai calon bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota pada pemilihan kepala daerah serentak yang dilaksanakan di delapan kabupaten/kota Jawa Barat pada Desember 2015.

"Dari 22 pasangan tersebut, sebanyak 18 calon pasangan yang terdaftar melalui partai dan empat pasangan calon yang daftar secara independen," kata Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Yayat Hidayat, di Bandung, Rabu (29/7/2015).

Pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya terancam ditunda hingga februari 2017. Hal itu seiring dengan adanya calon tunggal pada masa pendaftaran calon.

Ia merinci ada enam pasangan calon yang mendaftarkan diri pada Pilkada Kabupaten Karawang, di mana sebanyak tiga pasangan berasal dari parpol dan tiga pasangan lagi dari perorangan.

Ada dua pasangan yang mendaftarkan diri pada Pilkada Kabupaten Indramayu yang mana dua-duanya berasal dari partai politik.

"Sementara untuk Pilkada Kabupaten Bandung ada tiga pasangan yang daftar, di mana dua pasangan calon berasal dari parpol dan satu pasangan calon dari jalur perseorangan," kata dia.

Untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi, lanjut Yayat, yang mendaftar ada tiga pasangan dan semuanya diusung dari jalur partai politik, kemudian Pilkada Kabupaten Cianjur ada tiga pasangan yang mendaftarkan di mana dari satu pasangan calon dari jalur perseorangan dan dua pasangan calon dari jalur parpol.

"Kemudian untuk Pilkada Kota Depok itu ada dua pasangan calon semuanya dari parpol, dan Pilkada Kabupaten Pangandara ada tiga pasang calon yang mendaftar semua dari parpol," kata dia.

Menurut dia, untuk pasangan calon tunggal hanya ada di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, di mana calon tersebut diusung oleh partai politik.

"Jadi untuk Pilkada Tasikmalaya yang hanya diikuti oleh satu pasangan calon maka itu diberi kesempatan untuk perpanjangan masa pendaftaran, kemarin ditutup, berarti tanggal 29 hingga 31 Juli itu sosialisasi masa pendaftaran tambahan. Sehingga pada tanggal 1 hingga 3 Agustus 2015 itu pendaftaran dibuka kembali atau diperpanjang," katanya.

Menurut dia, dengan adanya pendaftaran tambahan dibuka kembali maka parpol yang akan mengusung pasangan calon bisa mendaftarkan pasangan tersebut tapi jika tidak ada yang mendaftar, makaa pilkada di tasikmalaya ditunda hingga 2017.

"Mekanismenya jika ada yang daftar lagi maka Pilkada di Tasikmalaya bisa digelar bulan 9 Desember 2015. Tapi kalau sampai tanggal 3 Agustus tidak ada yang daftar, berarti pemilu ditasik ditunda sampai Februari 2017 bareng dengan pemilu serentak lagi," kata dia. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,