Pelanggar Perda K3 Dikenai Sangsi Sidang Tipiring

Pelanggar Perda K3 Dikenai Sangsi Sidang Tipiring

Ilustrasi Foto - Net

Bandung - Kasi Penegak Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja Mujahid menjelaskan ikhwal digelarnya beberapa razia yang dilakukan hari Rabu malam (29/7/2015), menurutnya    operasi tersebut dilakukan sebagai bentuk cipta kondisi Kota Bandung.

"Selain cipta kondisi, kita juga melakukan operasi yustisi kependudukan, di lokasi-lokasi kos kosan yang diindikasi tempat lakukan prostitusi," ungjkapnya kepada wartawan di Mako 1, Jalan RE Martadinata Kota Bandung.

Dirinya menjelaskan, hingga akhir operasi pihaknya telah berhasil mengamankan kurang lebih 50 pasangan bukan suami istri.

Selain itu untuk PSK yang berhasil dijaring ada sekitar 10 orang.

"PSK ada kurang lebih 10 orang, tapi kita juga masih indikasi yang di kos-kosan itu ada yang sebagai PSK," bebernya.

Mujahid menuturkan, seluruh pelanggar yang terjaring akan dihadapkan pada sidang tipiring (tindak pidana ringan).

kebetulan besok kita akan lakukan sidang yustisi di tempat, jadi akan langsung dilakukan tindak pidana ringan, berikut dengan para pelanggar perda yang sudah kita lakukan dari mulai hari jumat kemarin yaitu di alun-alun. tentang pelanggaran perda nomor 11 tahun 2005 buang sampah sembarangan. itu sudah kita lakukan tindakan dan sudah kita tipiring untuk disidangkan besok," paparnya.

Mengenai apakah pemberlakuan tipiring akan memberikan efek jera kepada palanggar Perda, menurutnya tergantung dari personal para pelanggar tersebut. Namun pihaknya hanya ingin memperlihatkan kepada warga Kota Bandung bahwa Perda K3 bukan lagi arahnya sosialisasi tetapi sudah penegakan.

"Kalau untuk solusi mungkin kita bisa dilihat dulu yah, sampai sejauh mana efektivitas operasi - operasi ini. kita hanya ingin memperlihatlan pada warga masyarakat, Perda K3 ini sudah bukan saatnya lagi sosialisasi. tapi sudah masuk ke dalam penindakan," pungkasnya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,