Akhirnya, Sang Panglima pun Mengaku

Akhirnya, Sang Panglima pun Mengaku

Akhirnya, Sang Panglima pun Mengaku

Bandung - Viman, seorang pemuda bertubuh gempal mengaku sebagai panglima geng motor XTC wilayah Jalan Pandu Pajajaran, akhirnya harus merasakan dinginnya lantai hotel prodeo.

Pasalnya, Viman bersama keenam anak buahnya terbukti melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan, yang akhirnya diringkus pihak kepolisian tanpa perlawanan di rumah kos-kosan Gg. H Yasin Sukajadi Kota Bandung.

Viman mengaku, biasa melakukan perampokan dengan cara memepet korban lalu mengancam dengan menggunakan senjata tajam agar korban menyerahkan barang berharganya.

"Modusnya saya pepet terus saya bukain golok nyuruh kasih barang-barangnya, biasanya di tempat sepi kalau jalan ber-7 pake 5mMotor. Kalau ada korban saya kasih kode ke teman dengan lambaian tangan biar dia maju ke depan buat ngawasin jalan, dan begitu aman langsung saya beraksi," ujarnya di Mapolsek Sukajadi Kota Bandung, Selasa (28/10/2014).

Dia mengatakan, komplotan geng motor XTC biasa beroperasi menjelang tengah malam. "Saya dan teman-teman pernah melakukan curas di Jalan Banda, Riau, Klenteng dan Gunung Batu. Kita biasa operasi tengah malam mulai jam 11.30 WIB sampai jam 2.00 WIB dinihari," jelasnya.

Viman juga mengaku baru menyelesaikan masa tahanannya pada tahun 2013, dengan kasus yang sama, dan hingga saat ini dirinya menjabat sebagai Ketua XTC wilayah Pandu.  "Saya baru keluar penjara tahun 2013. Saat ini saya dipilih menjadi Ketua XTC Wilayah Pandu Pajajaran," akunya dengan wajah tertunduk. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kriminal,