Pilkades di KBB Rawan Gangguan Keamanan

Pilkades di KBB Rawan Gangguan Keamanan

Cimahi - Kepolisian Resor Cimahi menyatakan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Bandung Barat (KBB), memiliki potensi rawan gangguan kemanan, sehingga perlu diantisipasi sejak dini.

"Potensi kerawanan cukup tinggi dari tahapan awal pendaftaran terutama masa kampanye sampai akhir saat perhitungan suara," kata Wakil Kepala Polres Cimahi Kompol Catur Sungkowo usai rapat koordinasi persiapan Pilkades serentak bersama TNI dan unsur Pemerintah KBB di Cimahi, Jumat (31/7/2015).

Ia mengatakan, Polisi dan TNI siap mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya yang mengganggu jalannya Pilkades.

Ia menyebutkan, sebanyak 284 personel dari Polres Cimahi dibantu Polsek setempat, kemudian TNI untuk pengamanan mulai dari tahapan pendaftaran, pencoblosan hingga Pilkades selesai.

"Untuk itu, hari ini menggelar rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi terkait pengamanan pada pelaksanaan Pilkades," katanya.

Desa yang akan menggelar Pilkades yakni sebanyak 41 desa tersebar di 13 kecamatan dari 16 kecamatan di KBB yang akan dilaksanakan, 31 Agustus 2015.

Setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan disiagakan Polisi dan TNI, serta melakukan pengamanan lainnya seperti melaksanakan patroli.

Komandan Kodim 0609 Letkol Kav Leonard Ginting menambahkan pengamanan Pilkades memang harus dilakukan setiap tahapan sebagai langkah antisipasi terjadinya gangguan keamanan.

TNI, lanjut dia, menerjunkan 280 anggota yang siap disebar setiap titik rawan yang mengganggu jalannya Pilkades.

"Langkah pengamanan itu kita sinergikan dengan Polisi, dengan harapan Pilkades ini berlangsung lancar dan aman," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,