Penyelidikan Kasus Perusakan Sekretariat DPC PKB Dihentikan

Penyelidikan Kasus Perusakan Sekretariat DPC PKB Dihentikan

Bandung - Kepolisian Resor Tasikmalaya menghentikan proses penyelidikan kasus perusakan Sekretariat DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tasikmalaya, kaarena pihak partai menganggap masalah internal sehingga dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Partai politik sendiri tidak mau diproses hukum," kata Kepala Polres Tasikmalaya AKBP Susnadi melalui telepon seluler, Jumat (31/7/2015).

Ia mengatakan, pimpinan Partai Politik PKB sudah mengirimkan surat bahwa kasus perusakan oleh kader dan simpatisan partainya tidak akan diproses secara hukum.

Kepolisian, lanjut dia, tidak dapat memproses hukum lebih lanjut karena kasus tersebut merupakan delik aduan.

"Masalah itu tidak akan diproses secara hukum, karena memang itu termasuk delik aduan," katanya.

Namun Kepolisian Resor Tasikmalaya, kata Susnadi, sudah melakukan upaya penanganan hukum terhadap kasus perusakan tersebut seperti penjagaan dan pengamanan selanjutnya olah tempat kejadian perkara setelah aksi perusakan, Minggu (26/7).

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pimpinan PKB Tasikmalaya, serta berupaya meredam kedua belah pihak agar situasi tidak meluas.

"Sampai saat ini partai tersebut dilakukan penjagaan," katanya.

Aksi perusakan kantor PKB Tasikmalaya itu dipicu tidak puasnya keputusan DPP PKB dalam penetapan calon bupati dari PKB untuk mengikuti Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

Kelompok dari beberapa orang simpatisan dan kader partai itu mendatangi DPC PKB kemudian merusak bagian kaca jendela, kursi, dan beberapa aset lainnya serta membuang berkas. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,