"Kapten Bandung" Gerakkan Penegakan Perda K3

"Kapten Bandung" Gerakkan Penegakan Perda K3

Bandung - Dalam rangka menangani permasalahan sampah di Kota Bandung, Walikota Bandung Ridwan Kamil segera melakukan gerakan denda kebersihan bernama "Kapten Bandung".

"Kalo di Bandung bikin gerakan harus kreatif, nanti ada pasukan yang mengurusi dan menangkap orang-orang yang buang sampah sembarangan," ujar Walikota Bandung Ridwan Kamil di Plaza Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (28/10/2014).

Tugas pasukan tersebut (Kapten Bandung). lanjutnya menangkap tangan siapa saja yang terbukti membuang sampah sembarangan. "Mereka nanti yang kasih kartu merah atau kartu kuning, mengambil KTP. Tetapi tidak diberi kewenangan untuk menarik retribusinya, karena nanti diurus tim yang akan memberikan denda," jelasnya.

Dia memaparkan, pada dasarnya tidak sudak dengan denda tetapi melihat fenomena satu tahun ke depan akan seperti Singapura tahun 70-an, sehingga harus banyak denda.

Pemberlakukan gerakan tersebut, lanjut Emil merujuk pada Peraturan Daerah mengenai K3 (kebersihan, ketertiban, Keindahan). "Ini sesuai  Perda 11 mengenai K3 tidak punya tong sampah di rumah dendanya 150 ribu, buang sampah di sungai 50 ribu. Saya tidak mengada ada, semuanya jelas ada di Perda. Makanya kita kerja keras setiap hari untuk menegakkan perda itu yang akan diberakukan 24 November," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,