29 Orang Tewas, 13 Provinsi di Myanmar Terendam Banjir

29 Orang Tewas, 13 Provinsi di Myanmar Terendam Banjir

Mandalay - Sedikitnya 27 orang meninggal dunia dan ribuan orang mengungsi di beberapa lokasi, seperti kuil, menyusul banjir hebat yang melanda 13 provinsi di Myanmar. 
 
Sejak beberapa hari terakhir ini hujan lebat secara merata mengguyur Myanmar. Untuk itu pemerintah Myanmar mendeklarasikan empat lokasi terburuk yang terkena banjir di wilayah pusat dan barat sebagai wilayah terparah terkena bencana nasional.

Akibat banjir tersebut sekitar 150 ribu rumah dan ladang di Myanmar hancur tersapu banjir, sehingga membuat warga di daerah terpencil terdampar. "Sebagian besar Myanmar tergenang," kata seorang kepala dari kementerian kesejahteraan sosial yang tidak ingin namanya disebutkan, seperti dikutip AFP

Menurutnya, 13 provinsi di Myanmar terkena dampak banjir bandang dan tanah longsor akibat hujan deras.  Pemerintah sudah mengerahkan tim penolong yang membawa bantuan, tapi kesulitan mencapai area terdampak bencana. Sedangkan negara bagian Rakhine dan Cina menjadi dua dari empat wilayah terparah terkena banjir. 

Sebelumnya menurut laporan dari Kementerian Informasi Myanmar,  enam orang tewas terkena banjir bandang di Thabeikkyin, Mandalay. Sementara tiga lainnya menghilang di hari yang sama di Thibaw, Shan State. Seorang remaja berusia 19 tahun di Muse juga tewas terkena banjir. 

Mereka yang tewas di Thibaw terbawa arus banjir saat menonton meningginya arus sungai di atas jembatan berusia 100 tahun. Saat jembatan itu rubuh, mereka yang menonton pun hanyut. Wilayah barat dan utara Myanmar dilanda hujan lebat dalam beberapa hari terakhir. PBB melaporkan lebih dari 12 ribu rumah di Sagaing dan Kachin juga rusak terkena hujan deras. 

Myanmar kerap dilanda hujan lebat yang merupakan faktor penting bagi kehidupan petani. Namun, hujan ini juga memicu bencana alam seperti tanah longsor dan banjir bandang. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,