KPK Geledah 3 Lokasi Terkait Penyidikan e-KTP

KPK Geledah 3 Lokasi Terkait Penyidikan e-KTP

PK Geledah 3 Lokasi Terkait Penyidikan e-KTP

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah tiga lokasi, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara elektronik (e-KTP) tahun anggaran 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri.

"Sejak pukul 07.00 WIB, penyidik melakukan penggeledahan di tiga lokasi, yaitu di dua rumah di Kota Wisata Cibubur milik saksi dan satu rumah di Citayam," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa (28/10).

Penggeledahan itu untuk mencari bukti terkait tersangka Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen dalam proyek itu yaitu Sugiharto. "Ada sejumlah dokumen yang disita, baik dalam bentuk elektronik maupun selain elektronik," kata Johan.

Sugiharto disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 UU No 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pemenang pengadaan e-KTP adalah konsorsium Percetakan Negara RI (PNRI), terdiri atas Perum PNRI, PT Sucofindo (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Quadra Solution dan PT Sandipala Arthaput yang mengelola dana APBN senilai Rp6 triliun tahun anggaran 2011 dan 2012.

Program e-KTP ini secara nasional dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 2011 dan 2012. Tahap pertama dilaksanakan di 197 kabupaten/kota dengan target 67 juta penduduk telah memiliki KTP elektronik. Namun, pada pelaksanaannya, terdapat masalah terkait ketersediaan dan distribusi perangkat yang dibutuhkan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:kpk,