NASA Rilis Peta Wilayah Kemarau Ekstrem di Bumi

NASA Rilis Peta Wilayah Kemarau Ekstrem di Bumi

NASA Rilis Peta Wilayah Kemarau Ekstrem di Bumi

California - The National Aeronautics and Space Administration (NASA) belum lama ini memunculkan atau merilis gambar terbaru Bumi. Gambar itu memperlihatkan permukaan Bumi dengan beberapa wilayah, yang tampaknya masuk ke dalam kategori iklim kemarau ekstrem.
 
Laporan yang dilansir laman Gizmodo, baru-baru ini NASA menggunakan teknologi time lapse ketika merekam perubahan iklim yang terjadi di beberapa titik wilayah California, Amerika Serikat.

Berdasarkan rekaman gambar yang diperlihatkan, terlihat visualisasi perubahan iklim yang begitu drastis ditandai dengan perubahan warna dari hijau ke merah yang menyebar ke beberapa wilayah di Amerika. Ini artinya, sejumlah wilayah itu mengalami kemarau dengan intensitas sangat tinggi.

Pengungkapan wilayah kemarau di Bumi oleh NASA memang telah dicanangkan sejak tahun lalu. Dengan menggandeng Japan Aerospace Exploration Agency, program penelitian iklim tersebut diberi nama Global Precipitation Management. 


Dalam praktiknya program tersebut menggunakan 12 satelit dengan memuat peta pengendapan iklim yang terjadi di seluruh dunia. Sekaligus mendeteksi wilayah mana yang tengah mengalami iklim kemarau ringan hingga ekstrem.

Pihak NASA menjelaskan, program bertujuan untuk membantu para ilmuwan dalam mengolah data yang diperlukan di penelitian pola iklim global. NASA pun mengatakan, mereka menggunakan teknologi microwave measurement dan radar, untuk dapat mendeteksi alur pergerakan iklim dan angin yang menyebar ke seluruh wilayah di Bumi.

Program tersebut berakhir pada Juli lalu dengan sebuah kesimpulan yang mengungkap, wilayah Amerika Serikat memang merupakan wilayah yang termasuk ke dalam kategori paling ekstrem mengalami iklim kemarau selama hampir delapan bulan terakhir. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:teknologi,