Ribuan Pengungsi Sinabung Tunggu Beras dan Lauk Pauk

Ribuan Pengungsi Sinabung Tunggu Beras dan Lauk Pauk

Ribuan Pengungsi Sinabung Tunggu Beras dan Lauk Pauk

Medan - Ribuan pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, yang tinggal di lokasi penampungan masih menunggu bantuan logistik beras dan lauk- pauk dari Pemerintah Pusat.

"Para pengungsi yang terdiri dari nenek-nenek, orang tua, remaja dan anak-anak menunggu kapan bantuan beras tersebut tiba di Kabanjahe," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Jhonson Tarigan saat dihubungi dari Medan, Selasa malam (28/10/2014).

Menurut dia, persediaan beras tersimpan di gudang yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, sudah kelihatan menipis dan diperkirakan hanya untuk tiga hari lagi.

"Sampai saat ini, bantuan yang biasa dikirimkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum juga diterima Pemkab Karo, dan tidak tahu apa penyebabnya," ujarnya.

Jhonson mengatakan, para pengungsi erupsi Sinabung agar dapat bersabar untuk menunggu bantuan logistik beras yang hingga kini belum juga tiba di lokasi atau Kota Kabanjahe.

"Kita juga tidak menginginkan para pengungsi Sinabung tersebut mengalami sakit, karena kekurangan logistik yang selama ini diberikan BNPB," kata mantan Kabag Humas Pemkab Karo.

Ketiga ditanya berapa kebutuhan beras untuk pengungsi erupsi Sinabung, dia mengatakan, dalam satu hari mereka bisa menghabiskan 1,8 ton.

Jhonson mengatakan, tercatat sebanyak 3.287 jiwa atau 1.019 kepala keluarga (KK) pengungsi Sinabung yang masih tinggal di penampungan dan mereka itu berasal dari zona merah (daerah berbahaya), yakni Desa Sukameriah, Desa Bekerah dan Desa Simacem.

Data yang diperoleh, erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sabtu (25/10) terjadi sebanyak tiga kali, yakni pukul 16.57 WIB dan terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 2.500 meter ke arah Selatan.

Tinggi kolom abu awan panas 1.000 meter.Lama erupsi 180 detik.Arah angin ke Timur-Timur Laut.

Kemudian pukul 12.41 WIB dan terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 1.500 meter ke arah Selatan. Tinggi kolom abu awan panas tidak teramati.Lama erupsi 112 detik,dan arah angin ke Timur-Timur Laut.

Pukul 09.44 WIB juga terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 3.500 meter kearah Selatan, tinggi kolom abu awan panas 2.000 meter dari puncak. Lama erupsi 256 detik, dan arah angin perlahan ke Utara - Timur Laut. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,