Mendikbud "Belanja" Persoalan Pendidikan di Bandung

Mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Anies Baswedan.

Bandung - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Anies Baswedan "belanja" atau mengumpulkan berbagai persoalan pendidikan dari para guru kesenian di Bandung, Jawa Barat, untuk selanjutnya menjadi pembahasan oleh pemerintah.

"Ini saya datang kesini sekaligus "belanja" persoalan, nanti akan menjadi bahan saya," kata Anies Baswedan saat acara silaturahmi dengan guru kesenian bertemakan "Menyoal Pendidikan Kesenian di Sekolah" di kampus Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung,  Kamis (6/8/2015).

Ia meminta kepada seluruh guru yang hadir untuk menuliskan persoalan pendidikan di daerahnya masing-masing, disertai juga dengan nomor kontak dan emailnya.

Anies juga meminta bukan hanya menyampaikan persoalannya saja tetapi dituliskan tentang solusi seperti apa dari persoalan tersebut.

"Sebutkan persoalannya dan solusinya, karena menurut saya tidak semua persoalan, solusinya dapat diselesaikan oleh kami," katanya.

Ia mengugkapkan, cukup banyak masalah pendidikan di Indonesia yang sedang disusun dan harus dibereskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut dia, penyelesaian persoalan itu bukan hanya di hulu saja yakni kementerian, melainkan dilakukan juga di daerah atau hilirnya.

"Perlu dibereskan tingkat hulu, tapi ada interaksi juga dengan di hilir," katanya.

Ia menyebutkan, persoalan tersebut diantaranya mengubah pengajaran 24 jam, karena kenyataannya ada guru yang jam pelajarannya oleh guru lain dengan tujuan untuk mengejar sertifikasi.

"Pengaturan 24 jam ini ingin kita ubah," katanya. (AY)

.

Categories:Pendidikan,
Tags:pendidikan,