Tolak 'Jihad Seks' ISIS Eksekusi Mati 19 Wanita

Tolak 'Jihad Seks' ISIS Eksekusi Mati 19 Wanita

Mosul - Sedikitnya 19 orang wanita telah dieksekusi oleh para pengikut fanatik kelompok Islamic State of Iraq and al Sham (ISIS). Pasalnya, karena mereka menolak untuk berhubungan intim dengan para pejuang ISIS tersebut. 
 
Dilaporkan laman Dailymail, belasan wanita yang dieksekusi itu sebelumnya telah disandera ISIS di Kota Mosul, Irak. Tidak diketahui apakah ke-19 wanita yang dieksekusi tersebut merupakan kaum minoritas di Irak, Yazidi atau bukan. 
 
Sementara informasi mengenai eksekusi belasan wanita tersebut disampaikan oleh Partai Demokratis Kurdi di Mosul. Menurut juru bicara partai, Said Mimousini mereka dieksekusi mati karena menolak untuk mengikuti praktik jihad seks.
 
Menurut Said, akibat uang dan distribusi wanita kerapkali menimbulkan kekisruhan di antara para petinggi ISIS. Pada Oktober lalu misalnya, ISIS merilis sebuah pamflet yang menunjukkan harga yang harus dibayar pejuang untuk bisa membeli tawanan wanita.
 
Bahkan, tawanan yang dijual ISIS masih ada yang berusia antara satu hingga sembilan tahun. Tawanan wanita itu kemudian dijejerkan seperti drum minyak. Di pamflet itu tertulis harga untuk bisa membeli tawanan gadis berusia 1-9 tahun senilai 172 dolar AS atau setara Rp 2,3 juta. Kendati harganya tak murah, gadis balita itu yang justru diminati anggota ISIS. 
 
Pamflet itu dipublikasikan pada 16 Oktober tahun lalu. Di sana tertulis, pelanggan mereka hanya diizinkan untuk membeli tiga gadis. Namun, mereka membuat pengecualian bagi pelanggan asal Turki, Suriah dan negara-negara Teluk. 
 
Zainab mengatakan, anggota ISIS yang diberi kesempatan untuk memilih wanita yang akan dibeli, lalu baru boleh dibeli oleh pria kaya Timur Tengah.  Informasi itu dibenarkan oleh utusan khusus PBB untuk tindak kekerasan seksual, Zainab Bangura. "Satu gadis bisa dijual dan dibeli oleh lima atau enam pria berbeda," katanya. 
 
Ia menambahkan, anggota ISIS itu tak segan menjual kembali gadis itu kepada keluarga mereka. Tetapi, sebagai imbalannya, keluarga harus membayar uang tebusan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,