Pimpinan Curas di Jalan Rumah Sakit Dibekuk

Pimpinan Curas di Jalan Rumah Sakit Dibekuk

ilustrasi

Bandung - Kepolisian Sektor Cinambo Kota Bandung melalui unit Satuan Reserse Kriminal di bawah pimpinan  Kanit Reskrim Ipda Ali Jupri, berhasil mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan (curas) di Jalan Rumah Sakit depan PT Tanabe Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

Dalam hal ini, petugas kepolisian mengamankan dua orang pelaku curas berinisial LH Alias Ucok dan RHD. Selain merampas paksa motor korban, kedua tersangka juga diketahui melakukan pembacokan terhadap korban, yang saat itu mengendarai motor Yamaha Mio warna merah.

Hal tersebut diakui kedua tersangka saat gelar perkara di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung, Minggu (9/8/2015).

LH alias Ucok (21), mengaku bersama keempat rekannya melancarkan aksinya di wilayah Gedebage Kota Bandung pada Rabu (29/7/2015).

"Saya dan empat teman RHD, AGS, RB jalan bareng waktu saya lihat korban melintas langsung kita kejar, lalu dipepet. Saya dari depan turun keluarin kampak tadinya buat nakut-nakutin tapi korban malah berontak, dipukul dulu sama teman saya AGS pake helm masih ngelawan terakhir saya bacok pake kampak punggungnya sampai jatuh," akunya.

Dia menjelaskan, selama ini sering beroperasi (beraksi) di beberapa wilayah Bandung Timur dan dirinya mengaku sebagai eksekutor dalam setiap aksinya.

"Saya biasa operasi daerah Kiaracondong, Cinambo dan di daerah Bandung Timur. Biasa mulai jalan sekitar jam 10.00 WIB malam," jelasnya.

Sedangkan RHD (39), hanya bisa terisak menahan tangis saat ditanyai oleh wartawan, dirinya mengaku bersalah dan menyesal akan tindakan yang dilakukannya.

"Saya merasa bersalah pak," ucapnya sambil terisak.

Dia menuturkan,baru pertama kali melakukan aksi setelah dia di PHK dari sebuah perusahaan sepatu.

"Saya bingung pekerjaan enggak punya karena baru di-PHK, kenal LH di jalan akhirnya saya dibawa ikutan seperti ini, saya terpaksa sebetulnya," tandasnya.

LH alias ucok dan RHD harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Cinambo, menunggu proses peradilan.

Sedangkan dua tersangka lain yaitu AGS dan RB kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) dan dalam pengejaran pihak kepolisian. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,