Arema Tak Hiraukan Hasil Pertandingan Tim Lain

Arema Tak Hiraukan Hasil Pertandingan Tim Lain

Iwan Budianto, menginstruksikan seluruh pemain dan tim pelatih tidak menghiraukan hasil pertandingan tim lain. (Foto: Net)

Malang - CEO Arema Cronus Indonesia Malang, Jawa Timur, Iwan Budianto, menginstruksikan seluruh pemain dan tim pelatih tidak menghiraukan hasil pertandingan tim lain, bahkan harus fokus pada pertandingan terakhir babak delapan besar meladeni Semen Padang.
 
"Pertandingan terakhir ini ibaratnya laga final karena akan menentukan lolos tidaknya Arema ke babak selanjutnya (semifinal) Liga Super Indonesia (LSI) 2015. Kami harus memenangkan pertandingan ini, meski hanya dengan hasil imbang, kemungkinan besar Singo Edan sudah lolos semifinal," kata Iwan Budianto di Malang, Rabu (29/10/2014).
 
Untuk bisa fokus pada pertandingan dan meraih kemenangan, katanya, pemain maupun pelatih jangan melihat atau menghiraukan hasil pertandingan tim lain karena yang terpenting semua pemain harus fokus pada kemenangan dan lolos ke semifinal.
 
Dari perjalanan selama musim kompetisi, Arema menorehkan prestasi terbaiknya, mulai dari juara paruh musim wilayah barat LSI, juara pada akhir kompetisi wilayah barat dan lolos babak delapan besar, serta juara putaran pertama babak delapan besar. "Kami inginnya selalu terbaik. Dari juara wilayah barat, juara delapan besar dan tentunya juara ISL," tegas Iwan.
 
Melawan Semen Padang, katanya, Arema diharapkan bisa melanjutkan tren juara tersebut. Saat ini Arema masih berada di puncak klasemen delapan besar grup K dengan 10 poin, diikuti Semen Padang dan Persipura yang sama-sama menorehkan sembilan poin.
 
Arema bisa keluar menjadi juara grup K babak delapan besar jika mampu meraih tiga poin dari Semen Padang. Bisa saja hanya imbang, namun di pertandingan lain Persipura Jayapura kalah atau imbang dari Persela Lamongan. Namun, jika kalah atau imbang, dan Persipura menang atas Persela, tren posiitf Arema akan terhenti, bisa jadi Arema gagal lolos ke semifinal.
 
Sementara itu pelatih Arema, Suharno mengatakan Arema dan Semen Padang sama-sama memiliki peluang lolos, sehingga laga terakhir ini memiliki tensi yang tinggi. Dalam pertandingan ini, tim menang adalah tim yang bisa tenang dan lepas dari beban.
 
"Kami memang butuh kemenangan, tapi kami tidak boleh tegang dan terbebani, harus bermain tenang, sekalipun dituntut menang. Dalam pertandingan yang memiliki tensi tinggi, menit-menit awal dan menit-menit akhir merupakan waktu yang paling rawan, sehingga anak-anak harus fokus sepanjang 90 menit pertandingan," tegas Suharno.
 
Dari persaingan tiga tim yang memiliki peluang lolos semifinal di grup K, yakni Arema Cronus, Semen Padang, dan Persipura Jayapura, sebenarnya Arema yang paling sulit lolos ke semifinal, meski saat ini tim berjuluk Singo Edan itu berada di puncak klasemen grup K, dengan 10 poin, namun perjuangan Arema tidak mudah.
 
Dari sisi peluang, Persipura yang paling mudah lolos ke semifinal karena Persipura melawan Persela Lamongan. Meskipun bermain di Lamongan, Persipura diprediksi bakal menang di pertandingan tersebut, sebab Persela bermain tanpa beban dan tanpa kepentingan karena tidak mungkin lolos ke babak selanjutnya.
 
Sedangkan Arema harus bertandang ke markas Semen Padang dan tim tuan rumah juga berpeluang lolos ke semifinal, sehingga tim berjuluk Kabau Sirah itu akan tampil ngotot untuk meraih kemenangan karena tiga poin yang bisa menjamin Semen Padang lolos. Bahkan, Semen Padang lebih diuntungkan karena bermain di hadapan pendukungnya sendiri. (AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,