Lulusan Pendidikan Kesehatan Ditantang Aktif di Masyarakat

Lulusan Pendidikan Kesehatan Ditantang Aktif di Masyarakat

Ilustrasi Foto - Net

Bandung - Lulusan pendidikan kesehatan ditantang untuk segera terjun aktif ke tengah masyarakat guna mengentaskan berbagai masalah kesehatan, kata Direktur Bina Kesehatan Ibu Kementerian Kesehatan RI DR Gita Maya Koemara Soepomo, di Bandung, Minggu (9/8/2015).

"Bidang kesehatan benar-benar krisis orang yang mau berdedikasi pada kesejahteraan lingkungan masyarakat," kata Gita pada seminar nasional 'Integrity to Improve Maternal Health', di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung.

Ia mengatakan dunia kesehatan di Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam menyejahterakan masyarakatnya, salah satunya adalah perwujudan poin ke-5 program Millenium Development Goals (MDGs), yakni meningkatkan kesehatan ibu.

"Mahasiswa yang lulus jangan senang dulu, tugas kita masih banyak. Ilmu yang didapat harus dapat direalisasikan, pekerja bidang kesehatan masih harus berupaya keras hingga 30 tahun mendatang," katanya.

Menurut dia, masalah fatal di bidang kesehatan yang hingga saat ini masih terjadi adalah minimnya tenaga-tenaga kesehatan yang bekerja di desa-desa atau daerah terpencil sehingga masyarakat sekitar sangat kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Salah satu alumnus program percepatan peraihan Millenium Development Goals (MDGs) di bidang kesehatan, Pencerah Nusantara, yakni Egi Abdul Wahid mengatakan, generasi muda dapat melibatkan diri pada aktivitas organisasi dan mengajak masyarakat setempat untuk berperan aktif membantu memudahkan layanan kesehatan.

"Pemuda juga dapat melakukan advokasi lintas sektoral mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, bekerja sama dengan masyarakat untuk menyediakan ruang di rumah mereka sebagai posyandu, hingga pemberian insentif untuk dukun kelahiran atau bidan lokal," kata Egi menambahkan. (AY)

.

Categories:Pendidikan,
Tags:pendidikan,