Kemen PU dan PR Diminta Keluarkan Kajian GBLA

Kemen PU dan PR Diminta Keluarkan Kajian GBLA

Bandung - DPRD Jabar mengimbau agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU dan PR) untuk segera mengeluarkan hasil kajian apakah Stadion Gelora Bandung Lautan Api Gedebage (GBLA) Bandung layak atau tidak digunakan pada pembukaan dan penutupan PON XIX/Jawa Barat 2016.

"Kementerian PU harus secepatnya mengeluarkan keputusannya apakah bisa atau tidak. Kalau tidak bisa maka PB PON Jabar bisa mencari penggantinya," kata Ketua Komisi V DPRD Jabar Agus Welianto Santoso, di Bandung, Selasa (11/8/2015).

Ia menuturkan, langkah tersebut harus segera ditempuh mengingat pelaksanaan PON Jawa Barat yang semakin dekat.

"Jadi harus cepat, sudah mepet. Kalau pun tidak di GBLA, sepanjang ada kajian dari tim khusus, ya kita mengikuti saja," kata dia.

Terlepas dari masalah dugaan korupsi dalam pembangunan Stadion Gedebage tersebut pihaknya tetap berhatap upacara pembukaan dan penutupan PON tetap digelar diIbu Kota Provinsi Jawa Barat yakni di Kota Bandung.

"Memang sesuai aturan juga gitu kan. Masa ibu kotanya Bandung, tapi pembukaannya di luar Bandung dan kami mendukung pengusutan hukum dugaan kasus korupsi Stadion Gedebage ini," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pengurus Besar PON XIX/2016 Jabar lebih aktif dalam berkomunikasi dengan Kepolisian terkait adanya penilaian Bareskrim Mabes Polri yang menilai Stadion Gedebage tidak layak digunakan.

"Kami meminta penyelenggara dalam hal ini PB PON Jabar lebih berkoordinasi dengan Bareskrim, kita mendukung pembukaan di ibu kota provinsi," kata Agus. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,