Pilkada Tasikmalaya Gagal Digelar

Pilkada Tasikmalaya Gagal Digelar

Tasikmalaya - Kabupaten Tasikmalaya gagal menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 karena hanya memiliki satu pasangan calon bupati/wakil bupati yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

"Kami menghentikan tahapan Pilkada tahun 2015 di Kabupaten Tasikmalaya dan kembali kepada peraturan awal yakni diundur hingga Pilkada tahun 2017," kata Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Deden Nurul Hidayat kepada wartawan, Selasa (11/8/2015).

Ia mengatakan, KPU Kabupaten Tasikmalaya sesuai rekomendasi KPU Pusat dan aturan yang berlaku telah memperpanjang waktu pendaftaran pencalonan kepala daerah hingga tiga tahapan.

Namun hingga tahap ketiga dengan batas waktu sampai 11 Agustus 2015 pukul 16.00 WIB, kata Deden, tidak juga ada pasangan bakal calon kepala daerah lain yang mendaftar ke KPU.

"Hingga pukul 16.00 WIB tidak ada pasangan baru yang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Tasikmalaya," kata Deden.

KPU Kabupaten Tasikmalaya selanjutnya menggelar rapat pleno sebagai legitimasi laporan kepada KPU Provinsi Jabar dan KPU Pusat.

Ia mengemukakan KPU siap melaksanakan tugas apabila ada perintah dari KPU Pusat terkait pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara waktu, lanjut Deden, akan mengacu pada Pasal 89 ayat 4 di PKPU Nomor 12 tahun 2015 tentang bilamana terdapat calon tunggal maka kegiatan tahapan Pilkada ditunda.

Pasangan yang resmi mendaftar ke KPU Kabupaten Tasikmalaya hanya pasangan petahana Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dan wakilnya Ade Sugianto yang merupakan pasangan satu paket pada Pilkada sebelumnya.

Pasangan petahana tersebut diusung PPP, PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, PAN dan PKS. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,