Anggota Komisi IV DPR RI Tak Percaya Stok Daging Sapi Aman

Anggota Komisi IV DPR RI Tak Percaya Stok Daging Sapi Aman

Padang - Anggota Komisi IV DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat Hermanto meminta pemerintah membuktikan stok daging sapi cukup hingga dua bulan kedepan sebagaimana pernyataan yang dikemukakan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel "Pembuktian harus segera dilakukan agar para pedagang yang saat ini mogok berdagang bisa kembali berjualan dan melayani konsumen," kata dia saat dikonfirmasi dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Rabu (12/8/2015).

Ia menyampaikan hal itu menanggapi pernyataan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel yang menyebutkan stok daging sapi saat ini masih cukup untuk dua hingga tiga bulan ke depan,dan penyebab harga naik karena kelangkaan akibat indikasi penahanan stok sapi masuk pasar.

Menurut Hermanto bukti bahwa stok cukup adalah daging sapi tersedia di pasar dan dijual dengan harga yang wajar.

"Jika ada indikasi penahanan stok sapi masuk ke pasar segera tindak pelakunya," ujar dia.

Ia mengatakan pemerintah dapat mengerahkan aparat untuk mengontrol tata niaga daging sapi dari hulu ke hilir dan menertibkan pihak yang menahan stok.

Di saat yang bersamaan, lakukan operasi pasar daging sapi setiap hari sampai harga kembali normal, operasi pasar berkelanjutan merupakan bukti bahwa stok cukup," kata dia.

Ia mengatakan setelah dilakukan berbagai upaya ternyata dalam beberapa hari ke depan harga tidak kunjung normal, berarti stok memang tidak cukup dan harus diupayakan mencukupinya dari produksi dalam negeri.

Menurutnya impor bisa dilakukan bila produksi dalam negeri tidak mencukupi dan jangan sampai terlena dengan impor.

"Volume impor dari tahun ke tahun harus berkurang, kalau volume impor tidak berkurang, maka pembangunan peternakan gagal," kata dia.

Sementara berdasarkan pantauan harga daging sapi di sejumlah daerah di Sumbar bervariasi mulai dari Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengambil langkah yang diperlukan jika harga daging melonjak tajam.

"Jika perlu akan didatangkan dari daerah lain yang berlebih," kata dia.

Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumbar Arjun Ansol Siregar mengatakan pihaknya memang memperoleh informasi Bulog pada sejumlah daerah menggelar opeasi pasar daging.

"Untuk di Sumbar jika ada perintah dari kantor pusat kami akan menindaklanjuti," ujar dia. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:,