Konsultan Indonesia Miliki Daya Saing Tinggi

Konsultan Indonesia Miliki Daya Saing Tinggi

Bandung - Konsultan Indonesia memiliki daya saing tinggi di dalam maupun luar negeri, sehingga termasuk salah satu yang siap untuk memasuki era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

"Secara faktual, daya saing maupun kualitas pekerjaan para konsultan kita tergolong tinggi dan tidak kalah oleh konsultan negara ASEAN," kata Ketua Umum DPD Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jabar, Andrian Tejakusuma di Bandung, Kamis (13/8/2015).

Menurut dia saat ini, tidak sedikit konsultan asal Jabar yang turut andil dalam pengerjaan sejumlah proyek di hampir seluruh provinsi mulai NAD hingga Papua. Bahkan sejumlah konsultan lainnya mengerjakan proyek di beberapa negara.

Hal itu menurut dia menunjukkan konsultan Jabar punya daya saing tinggi. Agar para konsultan lebih banyak mengerjakan proyek di dalam negeri, khususnya di wilayah Jabar secara bersama-sama, pihaknya mencari cara sehingga kemampuan mereka termanfaatkan Jabar seoptimal mungkin.

"Kami khawatir, saat AEC konsultan berkualitas berduyun-duyun mengerjakan proyek di negara-negara tetangga. Itu tidak boleh terjadi karena menyangkut kualitas SDM untuk proyek-proyek itu," katanya.

Ia menyebutkan ada upaya yang dapat membuat para konsultan Jabar tidak melirik proyek di negara lain, khususnya di sejumlah negara ASEAN.

Strateginya yang dilakukan menurut dia menaikkan standar upah. Upah konsultan Jabar saat ini melebihi upah di Vietnam dan hampir menyamai Malasia serta Filipina, tetapi masih lebih kecil sekitar 30 persennya upah Singapira.

Kendati demikian, menurut dia pihaknya bangga karena di Indonesia, Jabar provinsi yang memiliki regulasi standar upah konsultan.

"Langkah selanjutnya, menyamakan persepsi dalam hal payung hukum. Itu supaya kami lebih paham dan bekerja lebih profesional tanpa kekhawatiran tersandung perkara hukum," katanya.

Ia menyebutkan jumlah konsultan di Jabar memiliki 5.631 tenaga ahli. Angka itu jauh lebih rendah daripada proyek yang jumlahnya melebihi 20 ribu proyek.

"Terlebih bila berbicara skala nasional terdapat 99.679 tenaga ahli bersertifikat. Jumlah proyeknya, kami perkirakan melebihi 500 ribu proyek," kata Andrian menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,