Ribuan Mobil Baru Hangus Akibat Ledakan di Tianjin Cina

Ribuan Mobil Baru Hangus Akibat Ledakan di Tianjin Cina

Tianjin Tak hanya mengakibatkan banyaknya korban jiwa, sebagai akibat dari ledakan yang terjadi di kota pelabuhan Tianjin pada Rabu malam lalu. Namun juga ribuan mobil baru yang terparkir di sekitar lokasi hancur dan hangus terbakar.
 
Dilansir Daily Mail, Jumat (14/8/2015)  kota pelabuhan Tianjin menjadi lokasi untuk menampung sekira 10 ribu unit mobil impor, termasuk di dalamnya 2.748 unit Volkswagen dan 1.000 Renault. Deretan mobil yang diparkir itu hancur hangus terbakar. Bahkan, beberapa di antaranya menjadi puing. 
 
Namun demikian, belum ada data resmi mengenai jumlah mobil yang hancur serta total kerugian yang dialami oleh para produsen automotif, yang mengirim kendaraannya melalui Tianjin. Sebelumnya, kekuatan ledakan pertama yang terjadi di gudang penyimpanan bahan kimia itu diperkirakan setara dengan tiga ton bahan peledak trinitrotoluena (TNT).
 
Sementara itu, ledakan kedua memiliki kekuatan sekitar 21 ton TNT. Ledakan itu menghancurkan gedung-gedung di sekitar lokasi dan menimbulkan gelombang kejut serta getaran yang mirip dengan gempa bumi. 
 
Sebelumnya diberitakan, puluhan korban jiwa berjatuhan bakibat ledakan tersebut. Sedangkan puluhan orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Ledakan tersebut terjadi di gudang Ruihai, yang menyimpan barang-barang berbahaya, pada Rabu pukul 23.20 waktu setempat, setelah ada laporan mengenai kebakaran setengah jam sebelumnya.

Kemudian terjadi bola api dan memicu ledakan lain di beberapa perusahaan di dekatnya, kata petugas pertolongan. Dua petugas pemadam "tak bisa dihubungi" dan empat lagi cedera selama upaya pertolongan, kata regu pemadam Tianjin. Ada banyak orang yang terjebak di dalam lokasi ledakan dan operasi pertolongan masih berlangsung.

Korban cedera telah dikirim ke beberapa rumah sakit di dekat lokasi ledakan. Di lokasi pun tampak darah berceceran di lantai rumah sakit. Lu Yun, Kepala Rumah Sakit Taida, yang telah menerima sebanyak 150 orang yang cedera, kebanyakan korban cedera karena terkena pecahan kaca atau batu. Sebagian orang menderita luka parah. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,