Parlemen Australia Kembali Disodorkan RUU Pernikahan Gay

Parlemen Australia Kembali Disodorkan RUU Pernikahan Gay

Canberra - Parlemen Australia, Senin (17/8/2015) kembali disodorkan Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk melegalkan pernikahan sesama jenis, yang pada awal Juni lalu diperkenalkan oleh partai oposis. RUU tersebut bertujuan mengganti definisi menikah dari komitmen antara "pria dan wanita" menjadi antara "dua orang." 
 
Menurut Warren Entsch, politisi dari Liberal, partai Perdana Menteri Tony Abbott yang menyodorkan RUU itu. Ia tetap melakukannya meski pekan lalu Liberal melarang anggotanya mendukung RUU tersebut. "RUU ini didesain untuk mempromosikan Australia yang inklusif, bukan yang terbagi-bagi," tutur Entsch, seperti dilansir AFP

"Kita akan menjadi negara yang terbagi jika kita terus membiarkan terjadinya diskriminasi dalam kaitannya dengan pernikahan yang didasarkan atas seksualitas seseorang," katanya. 

Sementara itu, Australia sendiri dinilai tertinggal dari beberapa negara lain yang mengubah aturan mengenai pernikahannya. Dalam sebuah survei Fairfax Media pada Senin, 69 persen dari 1.402 responden Australia mendukung kesetaraan hak. Jumlah itu meningkat dari lima tahun lalu sebesar 57 persen.

Abbott, seorang politisi konservatif yang sempat berlatih menjadi pendeta Katolik sudah sejak lama menentang isu pernikahan sesama jenis. Dalam pertemuan dengan koalisi Liberal/Nasional pekan lalu, diputuskan pemerintahan saat ini menentang pernikahan gay. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,