17-an, dari Lomba Kerupuk Hingga Gaple di KBRI Canberra

17-an, dari Lomba Kerupuk Hingga Gaple di KBRI Canberra

Canberra -  Meski  berada jauh di negeri orang, tidak menyurutkan minat warga negara Indonesia (WNI) untuk memperingati kemerdekaan ke-70. Ratusan WNI yang tengah bermukim di Australia pun tak mau ketinggalan menggelar berbagai perlombaan khas Indonesia, sebagai bagian dari kegiatan HUT RI ke-70.
 
Berdasarkan keterangan yang dilansir KBRI Canberra, di wilayahnya menggelar beberapa perlombaan tradisional. Antara lain jalan santai, tenis meja, gaple, lomba makan kerupuk dan membawa kelereng dalam sendok. Selain itu, kegiatan jalan sehat  juga diikuti oleh lebih dari 300 WNI. 
 
"Rute yang ditempuh antara lain menyusuri sejumlah wilayah di sekitar KBRI hingga melewati danau yang terkenal di ibukota Canberra ini, yakni Danau Burley Griffin yang indah dan membelah Kota Canberra,"  sebutnya.
 
Meski suhu udara di Canberra mencapai nol derajat celsius sejak akhir pekan lalu, minat mereka tidak surut. Peserta pun tak hanya masyarakat dan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Canberra, tetapi juga puluhan warga Australia yang tergabung dalam Australia-Indonesia Family Association (AIFA).
 
Selain anggota AIFA, beberapa guru dan siswa SMA dari negara bagian Victoria yang mengambil program Bahasa Indonesia turut ambil bagian. Seperti dari Dromana Secondary College, Echuca College, Penleigh dan Essendon Grammar College dan Williamston High School. 
 
Bahkan, mereka ikut berjoged poco-poco usai berjalan santai. Para siswa Australia dari negara bagian Victoria itu merupakan pemenang berbagai lomba pidato dan menulis Bahasa Indonesia yang diadakan di Melbourne. "Semua peserta semangat mengikuti kegiayan meski suhu udara mencapai nol derajat," tulis KBRI.
 
Menurut Duta Besar RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, rangkaian acara kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia di Canberra untuk tetap mempertahankan nasionalisme, identitas bangsa dan semangat perjuangan para pahlawan Indonesia. "Kegiatan itu juga untuk memperkuat solidaritas dan persatuan antar warga Indonesia di Australia," kata Nadjib. 
 
Momentum acara peringatan Hari Kemerdekaan juga digabung dengan perayaan Hari Anak Nasional, sehingga tamunya juga terdiri atas anak-anak usia balita hingga anak-anak SMA. Kepada mereka, Nadjib memberikan wejangan dan bercerita mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,