Polda Beri Hadiah Bangunan Kepada SD Giri Asih Bhayangkara

Polda Beri Hadiah Bangunan Kepada SD Giri Asih Bhayangkara

SD Giri Asih Bhayangkara

Bandung - Polda Jawa Barat menghadiahkan bangunan SD Giri Asih Bhayangkara bagi warga Kabupaten Cianjur yang tinggal di kawasan lereng Gunung Sumbul, Kabupaten Cianjur bagian selatan.

"Bangunan SD Giri Asih Bhayangkara ini merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap fasiltas dan infrastruktur pedidikan, sekarang warga Gunung Sumbul miliki SD negeri permanen," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan di Bandung, Kamis (30/10/2014).

Peresmian SD Giri Asih Bhayangkara yang terdiri dari tiga ruangan kelas itu dilakukan oleh Kapolda Jabar dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Taufik dan seluruh pejabat terasnya pada Rabu (29/10/2014) sekaligus menandai hari pertama penggunaan bangunan sekolah itu.

Sejak Rabu, siswa tidak lagi belajar di bangunan SD yang terbuat dari bambu yang tidak jauh dari lokasi itu. Bahkan seratusan peserta didik juga mendapatkan fasilitas mebeuler dari Pemprov Jabar.

"Para siswa tidak lagi belajar di bangunan yang terbuat dari bambu, dan statusnya tidak lagi kelas jauh namun sudah resmi menjadi SD Giri Asih Bhayangkara," kata Kapolda.

Selain menghibahkan bangunan SD senilai Rp 200 juta itu, juga memberikan banguan peralatan sekolah bagi para siswa di sekolah itu.

Desa Giri Asih merupakan salah satu daerah terpencil di lereng Gunung Sumbul di kawasan Cianjur selatan. Kawasan yang belum terakses jalan permanen itu harus ditempuh sekitar tujuh jam dari Kota Cianjur, dan enam jam dari Soreang Kabupaten Bandung.

"Pembangunannya dilakukan dengan cara patungan dari anggota di Polres Cianjur dan Polda Jabar. Kami berharap bisa menghadirkan bangunan SMP di sana, serta perbaikan infrastruktur jalan raya," kata Kapolda Jabar.

Kawasan itu hanya bisa ditempuh dengan kendaraan off road dan sepeda motor. Jalan ke kawasan itu tidak berbatu, apalagi beraspal. Sehingga pada musim pengujan praktis kawasan itu sulit dijangkau kendaraan kecualioleh kendaraan khusus atah sepeda motor yang menggunakan rnagkaian rantai pada bagian bannya.

"Mudah-mudaha jalur ini segera mendapatkan perbaikan jalan, sehingga mobilitas warga bisa lebih cepat," kata Kapolda.

Kapolda dan rombongan membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk menembus jalur off road di lintasan Gunung Sumbul itu dan beberapa kali terjebak kubangan air di jalur itu.

Bahkan sejumlah mobil operasional Polres Bandung yang membawa rombongan harus terjebak lumpur dan ditarik oleh oleh anggota dengan menggunakan tambang.

Sementara itu Kepala Desa Giri Asih H Didin menyatakan lega karena warga di kampung itu sudah memiliki bangunan sekolah permanen. Ia berharap ke depannya dapat berdiri bangunan SMP seperti yang dijanjikan oleh Kapolda Jabar.

"Terang terang kami sebelumnya tidak terlintas akan ada bangunan SD permanen di sini dalam waktu dekat, akhirnya bisa terealisasi juga," katanya.

Sementara itu Aida, salah seorang pelajar di SD Giri Asih Bhayangkara mengaku senang mendapatkan ruang kelas baru dan paket perlatan sekolah dari Bhayangkari Polda Jabar.

"Senang mendapat buku dan tas baru, kebetulan yang lama udah rusak. Mudah-mudahan nanti bisa melanjutkan ke SMP yang tidak jauh dari sini," kata siswi kelas empat itu. (AY)

.

Categories:Pendidikan,
Tags:nasional,