Ini Isi Surat Edaran Aksi Mogok Pedagang Ayam

Ini Isi Surat Edaran Aksi Mogok Pedagang Ayam

Ilustrasi ayam potong. (Antara/Rahmad)

Bandung - Harga daging ayam yang terus merangkak mencapai harga Rp 40.000/kg sejak hari raya Idulfitri, membuat para pengusaha atau para bandar ayam merintih.

Persatuan Pedagang Warung dan Pasar Tradisional (Pesat) yang menaungi para pedagang eceran daging ayam di pasar-pasar mengambil sikap, yakni berencana melaksanakan aksi mogok.

Adapun isi selebaran seruan aksi mogok yang dikeluarkan oleh Pesat yang ditujukan kepada para pedagang daging ayam adalah sbb.

Dilaporkan, pada hari Minggu tgl 16 Ags 2015 pukul 13.00 WIB telah dilaksanakan rapat pengurus yang dipimpin Yoyo (Ketua Pesat Bandung Raya), tentang rencana aksi mogok produksi/berjualan yang dilakukan pedagang daging ayam yang tergabung dalam Pesat Bandung Raya di seluruh Pasar Tradisional wilayah hukum Kota Bandung.

Maksud dan tujuan aksi mogok berjualan ini dikarenakan harga daging ayam yang mengalami kenaikan sangat tinggi. Padahal, sebelumnya berkisar Rp 28.000/kg–Rp 30.000/kg, saat ini menjadi Rp 38.000/kg – Rp. Rp 40.000/kg. Menyikapi hal itu, Pesat Bandung Raya meminta kepada pemerintah agar harga daging ayam segera normal kembali.

Aksi mogok berjualan itu melingkupi area Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Adapun aksi tersebut akan dilaksanakan oleh :

- Peternak Ayam (PS)
- Broker
- Bandar
- Pemotong
- Pedagang
- Suplier
- Supermarket.

Rencana kegiatan aksi mogok produksi/berjualan se-Bandung Raya oleh para pedagang yang tergabung dalam Pesat Bandung Raya yang akan dilaksanakan pada :

Hari : Kamis s/d Minggu
Tanggal : 20 s/d 23 Ags 2015
Tempat : Seluruh Pasar Tradisional wilayah Kota Bandung
Waktu   : 06.00 WIB s/d selesai
P. Jawab : Yoyo (Ketua Pesat Bdg Raya).

Menyikapi aksi mogok berjualan Pesat Bandung Raya telah membuat Surat Edaran Nomor : 006/SE/PESAT-JABAR/VIII/2015 dengan tembusan :

- Walikota Bdg
- Bupati Bdg
- Walikota Cimahi
- Bupati Bdg Barat
- Kapolrestabes Bdg
- Dandim 0618 BS

Isi Surat Edaran itu, yakni “Kepada seluruh pihak yang terkait di atas agar melaksanakan surat edaran ini, bagi yang tidak melaksanakannya akan dikenakan sanksi dari seluruh pelaku usaha daging ayam serta khusus bagi pemasok/peternak (PS) yang melanggar akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp.20.000.000 (Dua puluh juta rupiah), dan kami (Pesat) tidak bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu pada pelanggar surat edaran ini”. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,