Pemerintah Tutup 21 Situs karena Melanggar Hak Cipta

Pemerintah Tutup 21 Situs karena Melanggar Hak Cipta

Jakarta - Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) bersama Menteri Hukum dan HAM (Kemenkumham), menutup sejumlah konten dan hak akses pengguna pelanggaran hak cipta. Langkah itu menindaklanjuti laporan dari Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) pada 15 Agustus 2015 lalu, mengenai situs yang memuat film Indonesia secara tidak sah.
 
Situs tersebut dikenakan Peraturan Menteri Bersama Menkominfo dan ‎Menkum HAM No. 28 Tahun 2014, tentang Hak Cipta yang mengatur penutupan konten dan/atau hak akses. Ini terkait dengan pelanggaran hak cipta dalam sarana multimedia, sebagai upaya mengatasi pelanggaran hak cipta.
 
"Menayangkan produksi film secara online atau streaming pada situs di internet‎. Menampilkan tayangan yang tidak sesuai, terutama tidak sesuai dengan kesenian atau ilegal," kata Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Selasa (18/8/2015).
 
Menurutnya, kerja sama pihaknya dengan masyarakat yang merasa dirugikan terkait hak cipta semakin baik. Tampak dari laporan yang ‎diberikan dan tindakan yang ditunjukkan Kemenkominfo. Namun, pelaporan terkait dugaan pelanggaran hak cipta tidak semuanya akan mendapatkan sanksi penutupan situs. Hal itu harus ada pembuktian untuk menentukan sanksi.
 
"Pada tanggal 15 laporan, lalu 18 ditindak.‎ Karena kerugian yang diderita pencipta ini luar biasa. Ini menunjukkan kerja sama kita semakin cepat dilaporkan semakin cepat diproses. Namun semua proses tidak sembarangan menutup, tapi sesuai asas-asas yang berlaku," tegasnya.
 
Berikut situs yang telah diberikan sanksi hukum berupa penutupan atas pelanggaran hak cipta:
.

Categories:Film,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait