Memasuki Musim Haji Waspadai Bioterorisme

Memasuki Musim Haji Waspadai Bioterorisme

Surabaya - Masuki musim haji tahun ini, instansi pemerintahan khususnya Kementerian Kesehatan dan intelijen mewaspadai ancaman bioterorisme atau serangan teroris melalui senjata biologi berupa virus penyakit.
 
Salah satu serangan bioterorisme adalah penyebaran virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). "MERS merupakan penyakit yang disebabkan oleh corona virus. Virus ini mirip dengan corona virus yang ada pada kelelawar. Penularan akan terjadi dari hewan ke manusia," kata Wakil Direktur RSUD dr. Soetomo, Kohar Hari Santoso di Surabaya,  Selasa (18/8/2015)

Menurutnya, terlebih bulan ini memasuki musim haji sehingga masyarakat yang berpergian ke luar negeri agar tetap menjaga kesehatan dengan cara makan-makanan bergizi. Bila perlu mengonsumsi suplemen agar daya tahan tubuh kuat.

"Memang tidak semua jamaah haji pulang dari sana langsung terjangkit virus MERS. Saya menilai, mereka terkena gejala MERS seperti flu dan batuk dikarenakan perubahan cuaca di Indonesia dengan di Arab," kata Kohar.

Ia juga berhara,p pemerintah memberi informasi kepada masyarakat yang hendak keluar negeri agar tidak terjangkit virus tersebut. "Pemerintah harus memberikan informasi bioterorisme agar masyarakat waspada," katanya. (Jr.)**.
.

Categories:Internasional,
Tags:,