Sidang Kasus PT Pos Indonesia Tiba-tiba Dihentikan

Sidang Kasus PT Pos Indonesia Tiba-tiba Dihentikan

Bandung - Berton Sihotang, Ketua Majelis Hakim persidangan 5 terdakwa dugaan tindak pidana korupsi ( tipikor) di Pos Indonesia, terpaksa menghentikan sidang, pasalnya sidang dengan agenda saksi untuk 2 terdakwa yaitu Effendi Christina Direktur PT Datindo Infonet Prima, keterangannya  bertentangan.

Hal yang sama dialami tiga terdakwa lain yaitu Budhi Setiawan Senior Vice President Teknologi Informasi PT.POS Indonesia (Persero), Budi Setiawan Direktur Teknologi PT POS Indonesia,  Muhajirin Penanggungjawab satuan tugas (SatgAs) pemeriksaan pekerjaan dan pengadaan barang. Saksi - saksi yang memberikan  keterangan menurut hakim tidak sesuai dengan bukti yang disampaikan Jaksa, sehingga persidangan tidak dilanjutkan.

Sebelum menutup sidang,Ketua Majelis Hakim meminta  Jaksa Penuntut Umum (JPU), untuk menghadirkan saksi penyedia barang di sidang berikutnya.

"Tolong jaksa hadirkan  penyedia barang yang 50 unit, ada apa ini,keterangan saksi dari Posindo tidak sama, bubarkan saja Posindo, kalau seperti ini," tegasnya.

Tidak hanya itu,,Hakim juga meminta jaksa untuk memperlihatkan barang bukti dipersidangan, pada sidang berikut. Saat sidang di hentikan kuasa hukum terdakwa, mengusulkan sidang tetap dilanjutkan namun Majelis Hakim menolak.

"Percuma saja dilanjut, karena penyedia barang tidak dimintai keterangannya, padahal ini penting, kita ingin mendengarkan keteranggannya", papar Ketua Majelis Hakim Berton Sihotang.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan dugaan kasus korupsi PDT di Posindo, akan kembali digelar pekan mendatang masih dengan agenda saksi Rabu (26/8/2015).(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,