Menpora Janji Percepat Bonus Atlet Peraih Medali

Menpora Janji Percepat Bonus Atlet Peraih Medali

Menpora Imam Nachrawi (ketiga kanan) didampingi Ketua Umum PASI Bob Hasan (kedua kanan) berbincang dengan sejumlah atlet di Pelatnas Atletik Stadion Madya, Jakarta, Kamis (30/10).

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berjanji akan mempercepat pemberian bonus bagi para atlet nasional yang meraih medali di kejuaraan-kejuaraan internasional, termasuk Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

"Secepatnya akan kami berikan kepada mereka agar hal ini tidak perlu terjadi lagi pada masa mendatang. Kami akan melakukan 'totok darah' di mana yang tersumbat akan kami percepat," kata Imam di sela-sela kunjungannya di sejumlah cabang olahraga di Kawasan Gelora Bung Karno dan Cipayung Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Menpora mengakui keluhan dari para atlet dan pelatih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga pasti ada. Tapi, Imam mengatakan kementeriannya akan terus berkomunikasi dengan atlet, pelatih, dan pengurus cabang-cabang olahraga "Dalam konsep agama, jangan sampai kita memberikan upah setelah keringatnya kering. Ketika keringatnya masih menetes, segera bonusnya diberikan. Kalau kering nanti lupa," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tanpa memperinci kepastian waktu pemberian bonus bagi atlet-atlet nasional peraih medali dalam Asian Games 2014.

Imam menambahkan, kementeriannya berencana menyiapkan dana pensiun untuk para atlet dengan mempertimbangkan kemampuan dana yang ada.

"Kami lihat nanti kemampuan dana seperti apa. Karena kami tidak dapat mengucapkan itu hari ini sebelum kami melihat bagaimana perencanaan dan kemampuan keuangan kami," kata Menpora.

Sebelumnya, Imam mengupayakan penyediaan sarana dan pembangunan prasarana olahraga di sejumlah cabang-cabang olahraga dengan menggandeng pihak ketiga.

"Sekali lagi kita akan melihat sejauh mana kemampuan anggaran kita untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana. Tapi, selagi kita dapat merangkul pihak ketiga, Insya Allah banyak hal yang dapat kita berikan," kata Menpora.

Imam mengatakan langkah kerjasama dengan pihak ketiga akan menyesuaikan peraturan yang berlaku meskipun dia belum mempunyai gambaran tentang bentuk kerjasama itu.

"Tapi sekali lagi, kami mencoba mengidentifikasi apa sesungguhnya persoalan selain sarana dan prasarana," kata Menpora.

Terkait persiapan Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro Brasil, Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Suwarno mengatakan akan menyiapkan cabang-cabang olahraga yang akan mengangkat nama Indonesia selain panahan, angkat besi, dan bulu tangkis sebagai cabang peraih medali bagi Indonesia sepanjang Olimpiade. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,