Pemerintah Prioritaskan Jalan Tol Sekitar Jakarta

Pemerintah Prioritaskan Jalan Tol Sekitar Jakarta

Pemerintah prioritaskan pembangunan jalan tol sekitar Jakarta. (Ilustrasi: Net)

Jakarta - Direktur Bina Teknik Direktorat Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat, Subagyo, mengatakan pihaknya memprioritaskan pembangunan jalan tol di wilayah sekitar DKI Jakarta.

"Pembangunan jalan tol di sekitar daerah penyangga ibu kota diperlukan guna mengurai kemacetan yang dikhawatirkan membuat penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi menjadi semakin membengkak.

Kalau macet, penggunaan BBM semakin boros," katanya di Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Subagyo menuturkan, wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang, Serpong, Depok dan Bekasi masuk dalam rencana pembangunan jalan tol non trans Jawa yang di dalamnya juga termasuk wilayah Sumatera, Jawa Barat dan Bali.

Sejumlah ruas yang dinilai sangat mendesak untuk diprioritaskan pembangunannya adalah Cilincing-Cibitung (33,61 kilometer), Cinere-Serpong (10,14 kilometer), Cinere-Jagorawi (14,99 kilometer), Serpong-Kunciran (11,15 kilometer), dan Kunciran-Cengkareng (14,19 kilometer).

"Yang di sekitar Jakarta itu memang mendesak karena dapat mengurai kemacetan. Itu jika dibanding dengan wilayah non Jawa lainnya," kata dia.

Meski mendesak, pembebasan lahan untuk jalan tol trans non Jawa baru yang membentang sepanjang 602,12 km itu baru mencapai 29,52 persen dengan menelan biaya ganti rugi sebesar Rp7,5 triliun.

"Kebanyakan memang masih sulit karena ada kendala seperti sengketa dengan pemerintah, pemilik lahan, atau badan usaha jalan tol (BUJT)," katanya.

Sementara untuk pembebasan lahan jalan tol trans Jawa sepanjang 658,63 km yang menyusuri jalur Pantai Utara Jawa dari Cikampek hingga Surabaya sudah mencapai 63,83 persen dengan menghabiskan uang ganti rugi sebesar Rp 5,2 triliun. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,