UI Beri Kuliah Daring Gratis

UI Beri Kuliah Daring Gratis

Depok - Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam "Massive Open Online Course" (MOOC) memberikan pendidikan gratis secara daring  yang dapat diikuti oleh siapa saja dan dimana saja melalui situswww.indonesiax.co.id.
 
Ketua Lembaga Kajian Hukum Teknologi yang juga staf Pengajar Fakultas Hukum UI (FHUI)  Edmon Makarim di Depok, Minggu (23/8/2015), mengatakan telah melakukan pemutaran MOOC perdana 2015 dengan membawakan kursus daring bertajuk "Cyber Law: Rights and Obligations".
 
Ia mengatakan Rektor UI Muhammad Anis sangat mendukung keikutsertaan UI pada MOOC. Kursus daring ctersebut merupakan sarana efektif untuk berbagi ilmu sehingga pengajaran yang dilakukan di UI tidak hanya diterima mahasiswa UI melainkan juga masyarakat luas.
 
Diharapkan, kehadiran UI sebagai mitra di MOOC turut memperkuat misi UI untuk menyediakan akses yang luas dan adil, serta pendidikan dan pengajaran yang berkualitas.
 
Sementara itu Presiden Direktur dan CEO IndonesiaX Lucyanna Mangoendipoero Pandjaitan mengatakan, kerjasama ini akan memperluas kesempatan masyarakat yang ingin belajar secara gratis bagi siapa saja, di mana saja, kapan saja dari staf pengajar UI dengan cara mengikuti MOOC di IndonesiaX.
 
"Kami senang dapat mempersembahkan terobosan dalam cara belajar di Indonesia. MOOC yang disediakan oleh IndonesiaX tak terbatas pada topik akademis, tapi juga berbagai topik keterampilan," katanya.
 
Dia mengatakan Massive Open Online Course (MOOC) merupakan "Persembahan untuk Negeri" yang diluncurkan pada 17 Agustus 2015 bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70.
 
MOOC merupakan sebuah platform pendidikan gratis secara online yang dapat diikuti oleh siapa saja melalui situswww.indonesiax.co.id. Dalam menghadirkan MOOC, IndonesiaX bekerjasama dengan berbagai universitas dan perusahaan terbaik.
 
Persoalan pendidikan terkait dengan akses ialah mencakup terbatasnya ketersediaan (availability) dan keterjangkauan (affordability) sarana dan prasarana pendidikan.
 
Sedangkan persoalan dalam hal kualitas mencakup keterbatasan tenaga pengajar, kurikulum, sarana prasarana, dan tata kelola yang baik. Diharapkan IndonesiaX dapat menjadi sebuah terobosan untuk mengatasi masalah keterbatasan sarana prasarana, yaitu gedung sekolah.(Ode)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,